Nasional . 31/10/2025, 10:13 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo menegaskan bahwa penggunaan narkoba bukanlah sesuatu yang keren atau patut dibanggakan. Ia bahkan menggunakan istilah yang cukup keras untuk menggambarkan betapa rendahnya perilaku tersebut.
“Kalau pakai bahasa gaul, yang masih bersinggungan dengan narkoba itu ndeso. Kampungan,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi bentuk sindiran sekaligus ajakan moral agar masyarakat menjauhi narkoba dan tidak terjebak gaya hidup yang menyesatkan. Pemerintah ingin menumbuhkan stigma sosial terhadap penyalahgunaan narkoba, sehingga masyarakat tidak lagi menganggap hal itu biasa atau bisa ditoleransi.
Pemerintah berkomitmen melahirkan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas narkoba. Melalui kebijakan yang tertuang dalam Asta Cita, Presiden Prabowo menempatkan pemberantasan narkoba sebagai prioritas utama dalam membangun sumber daya manusia unggul.
“Kita tidak ingin kehilangan satu generasi pun hanya karena narkoba. Pemerintah akan terus hadir dengan tindakan nyata,” ujar Prasetyo menegaskan.
Langkah-langkah strategis seperti peningkatan pengawasan di pelabuhan, kerja sama internasional, serta penguatan rehabilitasi di berbagai daerah juga sedang digalakkan. Dengan pendekatan komprehensif ini, pemerintah berharap angka penyalahgunaan narkoba bisa ditekan secara bertahap. - Anisha Aprilia/Disway -
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media