Ekonomi . 01/11/2025, 17:08 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Setelah sempat mengalami kelangkaan selama beberapa pekan terakhir, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU swasta mulai kembali normal. PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR), operator jaringan SPBU BP di Indonesia, memastikan bahwa bensin BP 92 dengan teknologi ACTIVE kini kembali tersedia di seluruh wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, serta akan diperluas secara bertahap ke Jawa Timur.
Kembalinya BBM BP 92 ke pasar nasional ini merupakan hasil kerja sama business-to-business (B2B) antara BP-AKR dan PT Pertamina Patra Niaga, yang dilakukan sesuai dengan arahan pemerintah. Kesepakatan tersebut dicapai setelah seluruh aspek tata kelola—mulai dari kepatuhan, mutu dan spesifikasi bahan bakar, hingga mekanisme komersial—dinyatakan memenuhi standar.
“Prioritas kami jelas, yakni memastikan BP 92 kembali tersedia dengan kualitas yang tetap terjaga. Fokus terhadap mutu merupakan komitmen jangka panjang kami dalam membangun layanan energi yang terpercaya di Indonesia,” kata Presiden Direktur BP-AKR Vanda Laura dalam keterangannya, Jumat, 31 Oktober 2025.
Uji Kualitas Ketat dan Solusi Impor Base Fuel
BP-AKR menegaskan seluruh base fuel impor telah melalui uji kualitas secara ketat di bawah pengawasan surveyor independen, guna memastikan kesesuaian dengan spesifikasi pemerintah Indonesia serta standar global BP.
Langkah impor base fuel ini menjadi solusi sementara untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di lapangan, sehingga mitra SPBU dapat terus beroperasi dan melayani masyarakat tanpa gangguan pasokan.
Berdasarkan pantauan Disway Group di SPBU BP-AKR Simprug, Jakarta Selatan, menunjukkan penjualan BP 92 sudah kembali normal sejak Kamis, 30 Oktober 2025.
“Sudah mulai ada pengiriman dari pusat sejak Kamis kemarin, alhamdulillah sudah bisa jualan lagi,” ujar Ahmad, petugas SPBU BP-AKR Simprug. Ia berharap pasokan tetap lancar agar operasional kembali stabil.
Shell Masih Tunggu Kesepakatan Pasokan
Kondisi berbeda terlihat di SPBU Shell Pondok Indah, yang hingga kini belum kembali menjual Shell Super, V-Power, maupun V-Power Nitro+.
Presiden Direktur Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menjelaskan bahwa pihaknya masih dalam proses pembahasan B2B dengan Pertamina Patra Niaga terkait pasokan base fuel.
“Pembahasan masih terus berjalan untuk memastikan kualitas BBM Shell tetap sesuai standar global, termasuk aspek keamanan operasional dan kandungan etanol,” kata Ingrid dalam pernyataan tertulisnya.
Alternatif BBM Swasta Kembali Hadir
Dengan pulihnya distribusi BBM di jaringan BP-AKR, masyarakat kini kembali memiliki alternatif bahan bakar berkualitas di tengah sempat terjadinya kelangkaan BBM swasta beberapa waktu lalu.
Sementara Shell masih menunggu finalisasi kesepakatan pasokan, BP-AKR menjadi perusahaan swasta pertama yang berhasil memulihkan pasokan dan distribusi BBM-nya secara penuh di Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media