Megapolitan . 07/11/2025, 21:33 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Tragedi ledakan di SMAN 72 yang diduga dipicu oleh aksi balas dendam seorang siswa korban perundungan (bullying) memicu keprihatinan banyak pihak. Peristiwa ini menjadi sinyal bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi serius terhadap sistem pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
“Kasus ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua sekolah. Kami akan memperkuat kebijakan pencegahan kekerasan agar lingkungan belajar benar-benar aman dan sehat bagi semua siswa,” tegas Atip.
Kemendikdasmen berjanji untuk terus mendampingi pihak sekolah selama masa pemulihan, sekaligus memastikan kejadian serupa tidak terulang. Publik kini menaruh harapan besar pada langkah konkret pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan siswa di seluruh Indonesia.- Hasyim Ashari/Disway -
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media