Nasional . 10/11/2025, 18:21 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Saat ini, sebagian siswa korban ledakan sudah diizinkan pulang ke rumah, tetapi beberapa lainnya masih membutuhkan perawatan intensif. Sementara itu, terduga pelaku ledakan, yang merupakan siswa SMAN 72, kini tengah menjalani pemulihan di RS Polri, Kramat Jati. Setelah pulih, polisi akan langsung memulai pemeriksaan lanjutan untuk menggali motif di balik aksi brutal yang diduga terinspirasi dari game online ini.
Penyelidikan mendalam motif terduga pelaku menjadi kunci untuk membuktikan klaim DPR terkait bahaya game online. Jika investigasi final mengonfirmasi adanya korelasi kuat, Pemerintah dan DPR harus segera memperketat regulasi. Indonesia harus memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak menjadi bumerang yang merusak masa depan generasi muda dan mengancam stabilitas keamanan di lingkungan pendidikan.
Kasus SMAN 72 menjadi panggilan darurat bagi semua pihak: lindungilah anak-anak dari sisi gelap dunia digital sebelum terlambat. - Fajar Ilman/Disway -
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media