Megapolitan . 11/11/2025, 15:19 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Di pagi yang sama, Baisem juga melihat F membawa dua ransel. Saat ditanya, F berdalih tas kedua itu akan digunakan untuk acara di MOI (Mall Of Indonesia) sepulang sekolah. Baisem tidak memeriksa isi tas tersebut, yang belakangan diketahui berisi bom rakitan. Ketika polisi datang ke rumah pukul 14.30 WIB, Baisem baru menyadari anak yang baru saja berpamitan dengannya adalah terduga pelaku ledakan. Firasat dan pengakuan Baisem kini menjadi bukti kunci psikologis yang dimiliki F sebelum beraksi. - Candra Pratama/Disway -
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media