"Sambil berjalan menuju ke arah masjid diduga ABH menggunakan dua celana panjang putih dan hitam," ujar Roberto.
Setelah memantau situasi dalam dan luar masjid, NF masuk ke pintu depan masjid pada pukul 11.44 WIB.
"ABH memasuki pintu masjid bagian depan," jelasnya.
Pukul 12.02 WIB, NF telah berganti pakaian dan membawa senjata mainan yang diduga sebagai remot detonator.
"ABH sudah melepas baju seragamnya dan terlihat sudah menggunakan baju putih, celana hitam dan sepatu hitam berjalan ke arah masjid dengan menyandang senjata mainan, tangan kiri sedikit mengangkat seperti memegang barang yang berukuran kecil diduga remot detonate," ujar Roberto.
Tak lama kemudian, terlihat cahaya merah dari dalam masjid disertai ledakan dan asap putih.
"ABH berlari menjauhi masjid, tampak pintu ruangan terbuka diduga akibat adanya ledakan," ungkapnya.
Para siswa pun tampak berhamburan meninggalkan lokasi dan beberapa melompati pagar untuk menyelamatkan diri.
(Rafi Adhi)