Nasional . 17/11/2025, 19:27 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Jika riset seperti Bobibos berhasil, ini dapat membuka peluang:
pembuatan biofuel dari tanaman lokal,
pemanfaatan limbah organik sebagai energi,
pengurangan emisi karbon secara signifikan,
tumbuhnya industri energi terbarukan berbasis Nusantara.
Dalam konteks ini, inspirasi dari ayat suci bukan hanya bernilai religius, tetapi juga memberikan sudut pandang baru terhadap kekayaan alam Indonesia.
Fenomena “ilmu bertemu spiritualitas” sebenarnya bukan hal baru. Banyak ilmuwan Muslim masa lalu—seperti Ibn Sina, Al-Kindi, hingga Al-Biruni—menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi penelitian.
Bobibos kini melanjutkan tradisi tersebut, membuktikan bahwa:
inovasi bisa lahir dari nilai keagamaan,
riset tetap harus berbasis data dan metodologi ilmiah,
tetapi nilai spiritual dapat menjadi kompas moral dan pemicu kreativitas ilmiah.
Pendekatan ini pun mendapat respons positif dari sebagian publik karena menyatukan tiga hal penting:
Teknologi
Kearifan lokal
Nilai keislaman
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media