Zulhas Tantang Malaysia: Mau Klaim Durian Nasional? Coba Lawan 2 Juta Ton Dulu!
Zulhas membeberkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa produksi durian Indonesia tahun 2024 mencapai 1,96 juta ton, jauh melampaui Malaysia.
“Cap paspor bagi Musang King.”
Direktur Jenderal Departemen Pertanian Malaysia, Nor Sam Alwi, membenarkan bahwa usulan DMA telah diterima.
Namun keputusan akhir masih menunggu kajian komprehensif.
Baca Juga
Pemerintah Malaysia mempertimbangkan berbagai faktor:
-
Dampak sosial ekonomi
-
Nilai ekspor
-
Budaya dan identitas nasional
-
Penerimaan publik
-
Kontribusi terhadap sektor pertanian
“Keputusan harus berdasarkan kajian menyeluruh,” ujarnya kepada The Star.
Siapa Paling Layak Jadikan Durian Buah Nasional?
Jika dilihat dari sisi data, budaya, dan keanekaragaman hayati, Indonesia unggul di banyak aspek:
| Aspek | Indonesia | Malaysia |
|---|---|---|
| Produksi | 1,96 juta ton (2024) | Jauh lebih rendah |
| Varietas | 114 varietas unggul | Ratusan, namun tidak sebanyak Indonesia |
| Spesies | 21 dari 27 spesies dunia | Lebih sedikit |
| Buah premium | Banyak (Montong, Bawor, Pelangi, Matahari, dll.) | Musang King, Black Thorn, D24 |
| GI (Indikasi Geografis) | Sedang diperkuat | Musang King GI diperpanjang hingga 2034 |
Dengan data tersebut, klaim Zulhas bahwa durian layak menjadi buah nasional Indonesia terasa sangat kuat.