Megapolitan . 20/11/2025, 13:32 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Kabupaten Tangerang meningkatkan kesiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, seiring dengan meningkatnya intensitas hujan di akhir tahun ini. Sedikitnya 19 kecamatan diidentifikasi sebagai wilayah rawan bencana.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, telah menginstruksikan seluruh pimpinan daerah beserta jajarannya untuk segera mengambil langkah antisipasi. "Lakukan konsolidasi, persiapan, dan rumuskan program antisipasi bencana secepatnya," tegasnya, Kamis 20 November 2025.
Sebagai langkah awal, koordinasi intensif dilakukan dengan para camat untuk menggalakkan kegiatan kerja bakti rutin setiap Jumat. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir akibat saluran air yang tersumbat.
"Kami mengimbau para camat untuk mengajak warga melakukan kerja bakti setiap Jumat. Tempat-tempat evakuasi juga telah disiapkan di wilayah yang rawan banjir," ujar Maesyal.
Selain fokus pada banjir, pemerintah daerah juga melakukan pemetaan titik rawan longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya. Bupati Maesyal menekankan pentingnya kesiagaan di seluruh wilayah, baik utara maupun selatan, mengingat hujan telah mulai merata di seluruh kabupaten.
"Kami melihat situasi ini secara komprehensif. Semua wilayah harus siap siaga. Para camat dan OPD terkait telah kami instruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan," jelasnya
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media