Megapolitan . 24/11/2025, 13:31 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Selain itu, keluarga melaporkan hilangnya Alvaro tidak pada hari kejadian. Keterlambatan laporan tersebut membuat polisi kehilangan waktu emas untuk menelusuri jejak awal.
Walau begitu, kepolisian tetap bergerak melalui berbagai jalur. Mereka mengumpulkan keterangan dari saksi, pihak sekolah, keluarga, hingga pesan masuk melalui media sosial Instagram dan kanal aduan Kapolsek.
Kisah ini makin kompleks ketika kakek korban, Tugimin (71), menyampaikan dugaan lain. Ia mencurigai bahwa Alvaro sempat diculik seorang pria yang mengaku sebagai ayah biologisnya. Dugaan ini belum terkonfirmasi, namun menjadi salah satu serpihan informasi yang diperiksa polisi.
Meski begitu, hasil penyelidikan mengarah kuat bahwa ayah tirilah yang bertanggung jawab atas kematian sang bocah.
Dengan banyaknya area abu-abu dalam kasus ini, masyarakat berharap polisi bergerak cepat untuk memberikan jawaban final. Terlebih, hilangnya Alvaro selama delapan bulan sudah menyedot perhatian publik, dan kini muncul babak baru dengan tewasnya tersangka utama. (ANT)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media