Hukum dan Kriminal . 24/11/2025, 16:42 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Pilu! Kerangka bocah Alvaro ditemukan setelah hilang sejak Maret 2025. Terkuak, terduga pelaku pembunuhan adalah ayah tiri korban, buat keluarga syok berat
fin.co.id - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Alvaro Kiano Nugroho, bocah yang dilaporkan menghilang sejak Maret 2025. Penyelidikan yang berlarut-larut akhirnya mengungkap fakta mengejutkan sekaligus memilukan. Polisi kini menemukan kerangka manusia yang diduga kuat adalah Alvaro, sekaligus mengamankan terduga pelaku pembunuhan yang ternyata memiliki hubungan sangat dekat dengan korban.
Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, mengonfirmasi temuan tragis ini pada Minggu, 23 November 2025. "Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan tersangka sudah diamankan," ujarnya saat dikonfirmasi.
Namun, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, memberikan penegasan. Pihak kepolisian sejauh ini baru menemukan kerangka manusia yang mereka duga terkait dengan kasus hilangnya Alvaro. "Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro," ucapnya.
Polisi saat ini masih membutuhkan rangkaian pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitas kerangka tersebut. Pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor menjadi langkah krusial. "Kita butuh kepastiannya dulu melalui pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor ya," tambah Kapolres.
Informasi mengenai identitas terduga pelaku menjadi kejutan terbesar bagi keluarga korban. Kakek Alvaro, Tugimin, menceritakan, mereka mendapat kabar mengejutkan dari pihak kepolisian saat proses penyelidikan berlanjut. Ternyata, orang yang menjadi terduga pelaku pembunuhan keji ini adalah ayah tiri Alvaro sendiri.
Tugimin mengaku sangat syok dan tidak menyangka sama sekali. Bagaimana tidak, ayah tiri tersebut bahkan sempat terlibat aktif dalam pencarian Alvaro.
"Setelah kita tau bahwa keterangan dari pihak polsek bahwa pelakunya bapak tirinya sendiri," kata Tugimin pada Minggu malam, 23 November 2025. "Padahal dia sudah diperiksa nggak ngaku sama sekali, bahkan dia ikut nyari juga, ikut anter saya ke polsek dan lain lain," tambahnya, menunjukkan betapa pandainya pelaku menyembunyikan kejahatannya.
Keluarga korban benar-benar terpukul dengan kenyataan pahit ini. Mereka tidak pernah menduga bahwa sosok yang dekat dengan Alvaro bisa melakukan tindakan sekeji ini. "Kita nggak sangka sangka bapak tirinya sendiri yang melakukan hal sekeji ini. Alvaro belum punya dosa, kok dijadikan korban?," ungkap Tugimin dengan nada sedih.
Sebelum insiden tragis ini terungkap, Tugimin menjelaskan, hubungan antara Alvaro dengan ayah tirinya terlihat baik-baik saja. Alvaro bahkan rutin menghabiskan waktu bersama sang ayah tiri.
"Baik, Alvaro dengan ayah tirinya baik setiap sabtu minggu datang nanti minta jajan dianter pupang lagi," terangnya. Kepercayaan dan hubungan yang terlihat harmonis itulah yang membuat pengungkapan pelaku ini semakin menyesakkan bagi keluarga.
Perlu diingat, Alvaro Kiano Nugroho dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025, yang berarti penemuan kerangka ini terjadi setelah lebih dari delapan bulan pencarian. Penemuan ini mengakhiri penantian panjang keluarga dengan fakta yang sangat menyakitkan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media