Nasional . 28/11/2025, 22:32 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan mendalam kepada seluruh tenaga pendidik dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Ia menekankan, guru memegang peranan strategis dalam menentukan arah kemajuan bangsa, sebab kualitas pendidikan bergantung pada kompetensi mereka.
"Keberadaan masyarakat dan masa depan Indonesia akan ditentukan oleh kualitas pendidikan. Dan itu berada di tangan para guru," tegas Presiden, Jumat, 28 November 2025.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memberi perhatian besar terhadap pembangunan sektor pendidikan. Ia menuturkan bahwa alokasi anggaran pendidikan akan tetap menjadi prioritas nasional, sesuai amanat Undang-Undang yang mengharuskan minimal 20 persen APBN dialokasikan untuk dunia pendidikan.
"Kita harus memastikan anggaran pendidikan benar-benar sampai ke tujuan, sampai ke guru, sekolah, hingga fasilitas yang dibutuhkan. Jangan sampai ada penyimpangan," ujar Presiden Prabowo di hadapan ribuan guru di Jakarta, 21 November 2025.
Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf karena masih ada kebutuhan guru maupun sekolah yang belum sepenuhnya bisa dipenuhi. Pemerintah, kata dia, akan terus memperkuat berbagai program pendukung, termasuk peningkatan kesejahteraan pendidik.
"Saya sadar, saya ada di sini juga karena para guru. Kita semua tidak akan menjadi apa-apa tanpa guru. Guru harus didukung, dihormati, dan dijaga martabatnya," ungkapnya.
Dalam momen tersebut, Prabowo menegaskan bahwa profesi guru adalah panggilan mulia dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia mengajak seluruh pihak menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendorong pertumbuhan karakter serta kemampuan teknologi anak-anak.
"Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Mereka harus kuat, pintar, dan berkarakter baik," katanya.
Presiden kemudian memaparkan rencana baru untuk tahun depan, yakni penambahan tiga layar besar sebagai pusat siaran nasional. Layar tersebut akan menampilkan guru-guru berprestasi sebagai pembicara utama, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi mereka.
Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan kapasitas pendidik tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik, tetapi lebih pada kemampuan mengajar, membimbing, dan menjadi teladan bagi siswa.
"Guru jangan hanya mengejar gelar, tapi harus menjadi lebih baik dalam memberikan ilmu dan keteladanan," tegasnya.
Pada akhir sambutan, Prabowo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memastikan pendidikan Indonesia terus berkembang.
"Marilah kita bersama-sama menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga Indonesia semakin hebat, dan semua guru diberkahi kesehatan serta kekuatan dalam mengemban tugas mulia ini. Terima kasih kepada semua guru di seluruh Indonesia," tutup Presiden Prabowo Subianto.
(Doddy Suryawan)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media