Nasional . 28/11/2025, 16:58 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Sebanyak 55 sarjana fresh graduate dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia resmi memulai perjalanan magang mereka di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).
Program ini berlangsung selama enam bulan, mulai November 2025 hingga Mei 2026, dan menjadi bagian dari Program Magang Nasional yang digagas pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan.
Kabar baiknya, seluruh peserta akan mendapatkan uang saku, sekaligus fasilitas perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, pendampingan mentor, hingga sertifikat resmi setelah masa magang berakhir.
Program ini disambut hangat oleh Sekretaris Kementerian PANRB, Reni Suzana, dalam kegiatan orientasi yang berlangsung di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (24/11).
Dalam sambutannya, Reni menegaskan bahwa Program Magang Nasional merupakan upaya nyata pemerintah untuk membantu mahasiswa dan sarjana baru memasuki dunia kerja dengan lebih siap, percaya diri, dan kompetitif.
“Melalui program ini, pemerintah ingin memberikan jembatan transisi yang berkelanjutan dari dunia pendidikan ke dunia kerja. Harapannya, mahasiswa dan fresh graduate memperoleh pengalaman nyata, etos kerja, serta pemahaman kultur industri sebelum terjun ke pasar kerja sesungguhnya,” ujarnya.
KemenPANRB sendiri menyediakan 56 formasi magang, yang menarik minat 292 pendaftar, sehingga proses seleksi berjalan cukup ketat hingga akhirnya terpilih 55 peserta terbaik.
Kolaborasi Pemerintah–Kampus–Industri: Membangun SDM Unggul Indonesia
Program Magang Nasional juga berfungsi sebagai ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia industri.
Peserta diperkenalkan pada lingkungan kerja profesional, termasuk keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar kerja modern.
Reni menambahkan, magang bukan hanya soal mengerjakan tugas, melainkan proses pembentukan karakter dan pengembangan kemampuan interpersonal.
“Saya berharap seluruh peserta mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh dan menjadikan setiap proses pembelajaran sebagai bekal masa depan,” tegasnya.
Kisah Peserta
Salah satu peserta, Yustinus Servulus Moa dari Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku bangga bisa lolos seleksi magang di Kementerian PANRB.
Lulusan Universitas Amikom Yogyakarta jurusan Teknologi Informasi ini melihat program ini sebagai peluang emas untuk mengasah keahliannya di bidang desain dan komunikasi visual.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media