Megapolitan . 29/11/2025, 22:29 WIB

Distribusi BLT Kesra Tersendat, Pos Indonesia Ungkap Kendalanya di Tangerang

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Pos Indonesia tengah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kepada puluhan ribu warga di Kota maupun Kabupaten Tangerang. Hingga kini, progres distribusi baru mencapai 26 persen.

Deputy Eksekutif General Manager (EGM) Pos Indonesia KCU Tangerang, Izmar Riza, menyebut realisasi tersebut masih jauh dari target penyelesaian penyaluran tahap utama yang harus rampung paling lambat 30 November.

"Kalau di Tangerang sendiri sampai kemarin itu masih 26 persen. Dan target kita yang tadi saya sampaikan bahwa pembayaran utama itu sampai dengan tanggal 30 November," ujarnya, Sabtu, 29 November 2025.

Izmar menjelaskan bahwa total ada sekitar 467.776 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Tangerang yang mendapatkan BLT Kesra. Dari jumlah tersebut, porsi untuk wilayah kerja KCU Tangerang mencapai 180.458 KPM, terdiri dari 46.800 KPM di Kota Tangerang dan 133.658 KPM di Kabupaten Tangerang.

"Sampai dengan realisasi penyaluran sampai dengan kemarin, hari Selasa, 25 November 2025, itu tersalurkan sebanyak 46.776 KPM," ungkapnya. Artinya, masih tersisa sekitar 133 ribu KPM yang harus menerima bantuan sebelum batas akhir bulan November.

Bagi penerima yang belum mendapatkan BLT karena kendala tertentu, penyaluran tambahan akan dilanjutkan pada 1–6 Desember 2025.

"Itu untuk sisa-sisa ya, untuk sisa-sisa (KPM) yang masih ada yang belum tersalurkan, itu akan kita salurkan di tanggal 1 sampai dengan 6 Desember," jelas Izmar.

Ia juga merinci sejumlah hambatan selama proses distribusi. Mulai dari penerima manfaat yang sulit ditemui karena pekerjaan, hingga banyaknya KPM yang merantau ke luar daerah.

"Ada juga KPM yang merantau, jadi KPM itu kerjanya di Jawa gitu loh, kerja di Jawa tapi dia mendapatkan BLT itu di Tangerang, nah itu orangnya masih di Jawa," katanya.

Selain itu, terdapat KPM yang sudah berpindah domisili namun datanya belum diperbarui, sehingga perlu verifikasi dari kelurahan.

"Yang pindah ini dengan yang meninggal itu harus kami konfirmasi ke Kelurahan. Memastikan bahwa memang warga ini sudah pindah gitu, karena kan yang tahu pindah itu kan Kelurahan ya," tuturnya.

Untuk mencegah penumpukan antrean, Pos Indonesia telah menyiapkan pola penyaluran berbasis jadwal per kecamatan dan melakukan koordinasi dengan kelurahan setempat.

"Kami sebetulnya sudah menjadwalkan Kecamatan mana yang akan menyalurkan... dan kami sudah berkoordinasi dengan Kelurahan," tambahnya.

(Candra Pratama)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com