Nasional . 29/11/2025, 20:41 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menilai skema tersebut sebagai langkah strategis menciptakan keadilan ekonomi di ekosistem transportasi digital.
Menurut Igun, peran ojol selama ini sangat besar:
menjadi tulang punggung distribusi logistik ringan,
memudahkan mobilitas masyarakat,
hingga menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Namun sayangnya, ketimpangan pendapatan masih dirasakan pengemudi karena pembagian hasil yang dianggap kurang berpihak.
“Untuk itu kami minta pemerintah menguatkan regulasi transportasi digital yang berpihak pada pengemudi,” ujar Igun.
Menanti Perpres yang Ideal untuk Semua Pihak
Dengan beragam masukan dan tarik ulur kepentingan yang ada, Perpres ojol dan kurir online memang membutuhkan kajian ekstra hati-hati.
Pemerintah ingin aturan ini memberikan kepastian, menutup celah ketidakadilan, dan memastikan keberlanjutan ekosistem transportasi digital di tanah air.
Selama pembahasannya berjalan, harapan besar bertumpu pada pemerintah agar formula terbaik benar-benar terwujud bukan hanya untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan aplikator, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan jutaan pengemudi ojol di Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media