Ekonomi . 01/12/2025, 14:05 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Tak hanya untuk pabrikan, Kemenperin memastikan bahwa insentif ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai konsumen. Febri menjelaskan, insentif akan membuka ruang bagi penurunan harga kendaraan. Penurunan harga ini tentu akan memperbaiki sentimen pasar secara keseluruhan.
Siapa yang paling diuntungkan? Kelompok kelas menengah dan pembeli mobil pertama. Kelompok konsumen ini dikenal sangat sensitif terhadap perubahan harga. Dengan insentif, daya beli mereka akan tetap terjaga, dan pasar otomotif domestik akan kembali bergeliat. Walaupun Kemenperin masih merumuskan detailnya, Febri membocorkan arah usulan insentif.
“Usulannya akan mengarah ke segmen kelas menengah-bawah dan didasarkan pada nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” jelas Febri. Ini menunjukkan Kemenperin tidak hanya ingin memberikan stimulus, tetapi juga memastikan stimulus tersebut benar-benar dinikmati oleh kendaraan yang diproduksi dengan komponen lokal yang tinggi. Ini adalah strategi cerdas untuk sekaligus mendorong kemandirian industri dan memberikan dorongan langsung kepada konsumen yang paling membutuhkan.
Penekanan Febri jelas: Penurunan tajam penjualan kendaraan bermotor roda empat domestik di tengah kenaikan EV impor adalah fakta yang tidak terhindarkan. Sekarang, pemerintah harus mengambil langkah berani melalui insentif. Tunggu apa lagi? - Bianca Khairunnisa/Disway -
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media