Nasional . 01/12/2025, 20:51 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah akan mengutamakan perbaikan gedung sekolah serta berbagai fasilitas desa yang rusak akibat Banjir. Terutama, kata dia, di wilayah Aceh Tenggara.
“Kita akan perbanyak perbaikan sekolah. Saya kira Kutacane sudah menerima layar (Interactive Flat Panel). Layar sudah?” ujar Presiden saat berdialog dengan warga terdampak banjir di Kutacane, Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Senin, 1 Desember 2025.
Kutacane di Kecamatan Babussalam merupakan salah satu titik yang mengalami dampak paling berat. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, setidaknya 10 orang meninggal dunia akibat banjir tersebut.
Selain itu, sebanyak 379 KK atau 1.212 jiwa terdampak di tiga kecamatan: Babussalam, Lawe Sumur, dan Darul Hasanah. Beberapa fasilitas umum, termasuk jalan dan jembatan, juga mengalami kerusakan parah.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran untuk memperbaiki infrastruktur desa yang terkena dampak.
“Sebelumnya, saya sudah mengalokasikan anggaran untuk fasilitas dan prasarana di desa-desa dan kabupaten. Alhamdulillah, kita punya anggarannya,” kata Presiden.
Ia menjelaskan bahwa efisiensi belanja di tingkat pusat menjadi langkah penting agar bantuan dapat tersalurkan lebih maksimal ke daerah-daerah yang membutuhkan.
“Kita melakukan banyak penghematan di pusat supaya bantuan bisa mengalir sebanyak mungkin untuk kepentingan rakyat di tingkat paling bawah,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Insya Allah kita bersyukur. Cuaca membaik, keadaan mulai berlalu. Kita berdoa,” tutur Prabowo.
(Anisha Aprilia)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media