Megapolitan . 02/12/2025, 14:13 WIB

Pramono Anung Nilai PBB Keliru Sebut Jakarta Kota Terpadat di Dunia

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) keliru menempatkan Jakarta sebagai kota terpadat di dunia.

Menurut Pramono, angka 42 juta jiwa yang disebut PBB bukan merujuk pada jumlah penduduk resmi, melainkan total orang yang beraktivitas di kawasan aglomerasi Jakarta dan daerah sekitarnya.

“Karena aglomerasi itu disatukan sebagai Jakarta, lalu muncullah angka 42 juta. Jadi menurut saya, jika disebut Jakarta kota terpadat, itu kurang tepat,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Selasa, 2 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa secara peringkat, Jakarta sebenarnya berada di posisi ke-30 kota terpadat di dunia, masih di bawah Dhaka (Bangladesh), New Delhi (India), dan Tokyo (Jepang).

Meski begitu, Pramono menyatakan data PBB tetap akan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola perkotaan.

“Secara kepadatan, Jakarta sebenarnya ada di urutan ke-30. Namun bagi saya, data tersebut menjadi referensi untuk terus memperbaiki pembangunan kota,” katanya.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, sebelumnya menjelaskan bahwa angka 42 juta jiwa dihitung dari total orang yang melakukan mobilitas dan beraktivitas harian di Jakarta beserta wilayah penyangganya.

“Itu adalah jumlah de facto, yaitu berdasarkan siapa saja yang berada atau bergerak di kawasan Jakarta, bukan penduduk resmi,” jelasnya.

Chico menyebut data dalam World Urbanization Prospect 2025 bersumber dari lembaga internasional, estimasi kawasan metropolitan, dan data mobilitas. Angka tersebut menggambarkan skala urbanisasi dan fungsi Jakarta sebagai megapolitan, termasuk mereka yang tinggal di kota-kota sekitar tetapi bekerja atau beraktivitas harian di ibu kota.

Secara administratif sendiri, jumlah penduduk resmi Jakarta tercatat 11.010.514 jiwa berdasarkan Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2025 dari Ditjen Dukcapil Kemendagri. Angka ini dihitung dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar dengan alamat Jakarta.

PBB dalam laporannya menempatkan Jakarta sebagai kota terpadat di dunia dengan populasi hampir 42 juta jiwa. Posisi tersebut melampaui Dhaka di peringkat kedua dengan sekitar 40 juta penduduk dan Tokyo yang berada pada kisaran 33 juta jiwa.

Masih dalam laporan yang sama, PBB menyebut sekitar 45 persen populasi dunia kini tinggal di wilayah urban, melonjak drastis dibanding tahun 1950 ketika hanya 20 persen penduduk dunia tinggal di kawasan perkotaan.

(Cahyono)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com