Internasional . 03/12/2025, 10:49 WIB

Paus Leo XIV Kritik Keras Sentimen Anti Islam di Eropa dan Amerika, Serukan Muslim-Kristen Bersatu Seperti di Lebanon

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

Intinya:

  • Paus Leo XIV mengecam Islamofobia dan nasionalisme; mencontohkan harmoni Kristen-Muslim Lebanon.

  • Paus menyerukan penghentian serangan dan perdamaian melalui dialog di Lebanon.

  • Paus menunjukkan solidaritas di Pelabuhan Beirut dan mendukung tuntutan keadilan korban ledakan.

Ia juga mendesak para pengikutnya untuk menolak pola pikir eksklusif yang menurutnya menjadi akar munculnya nasionalisme di seluruh dunia. Leo berpandangan bahwa Gereja Katolik

fin.co.id - Paus Leo XIV melontarkan kritik keras terhadap para aktivis anti-migran yang dinilainya telah menyebarkan ketakutan terhadap Islam. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antara umat Kristen dan Muslim di Lebanon harus menjadi teladan bagi Eropa dan Amerika Serikat.

Pernyataan Paus yang berusia 70 tahun ini disampaikan kepada wartawan di dalam pesawat dalam kunjungannya ke Turki dan Lebanon yang merupakan perjalanan luar negeri perdananya.

Leo menyatakan sentimen anti-Muslim "seringkali dipicu oleh orang-orang yang menentang imigrasi dan berusaha mengusir orang-orang yang mungkin berasal dari negara lain, agama lain, atau ras lain."

Ia menjelaskan bahwa kunjungannya ke Lebanon secara khusus bertujuan untuk menunjukkan bahwa dialog dan persahabatan antara Muslim dan Kristen itu mungkin.

Paus menceritakan kisah-kisah yang ia dengar selama perjalanan tentang umat Kristen dan Muslim yang saling membantu, menyebutnya sebagai pelajaran.

Kritikan untuk Nasionalisme Global dan Perlakuan terhadap Migran

Paus kelahiran AS ini juga menyuarakan kritiknya terhadap sentimen nasionalis yang tengah membesar di Eropa dan Amerika Serikat.

Secara spesifik, ia menuntut diakhirinya perlakuan tidak manusiawi terhadap para migran di bawah Presiden AS Donald Trump.

Ia juga mendesak para pengikutnya untuk menolak pola pikir eksklusif yang menurutnya menjadi akar munculnya nasionalisme di seluruh dunia. Leo berpandangan bahwa Gereja Katolik

“Harus membuka batas-batas antara masyarakat dan meruntuhkan hambatan antara kelas dan ras”, katanya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com