Internasional . 03/12/2025, 10:49 WIB

Paus Leo XIV Kritik Keras Sentimen Anti Islam di Eropa dan Amerika, Serukan Muslim-Kristen Bersatu Seperti di Lebanon

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

Puncak dari kunjungan enam hari Paus yang dimulai di Turki sebelum tiba di Lebanon pada hari Minggu, adalah Misa akbar di tepi laut Beirut yang dihadiri sekitar 150.000 umat.

Aspirasi Perdamaian dan Permintaan Penghentian Serangan di Lebanon

Di Lebanon, Paus Fransiskus mendapat sambutan yang meriah di tengah kondisi negara yang dilanda krisis ekonomi bertahun-tahun dan masih diliputi kekhawatiran akibat perang tahun lalu antara Israel dan kelompok militan Hizbullah.

Diketahui, Israel terus melancarkan serangan terhadap Lebanon meskipun telah ada gencatan senjata dengan Hizbullah pada November 2024, dan telah meningkatkan serangan dalam beberapa minggu terakhir—namun tidak mengumumkan serangan apa pun selama kunjungan Paus.

Dalam Misanya, Paus Fransiskus memohon, "Kepada mereka yang memegang otoritas politik dan sosial di sini dan di semua negara yang diwarnai perang dan kekerasan. Dengarkanlah seruan rakyatmu yang menyerukan perdamaian."

Ia menekankan bahwa “Timur Tengah membutuhkan pendekatan baru untuk menolak pola pikir balas dendam dan kekerasan, untuk mengatasi perpecahan politik, sosial, dan agama, serta untuk membuka babak baru atas nama rekonsiliasi dan perdamaian”.

Saat bersiap meninggalkan bandara Beirut, Paus kembali menegaskan pesannya, "Meskipun senjata itu mematikan, negosiasi, mediasi, dan dialog bersifat konstruktif. Mari kita semua memilih perdamaian sebagai jalan, bukan sekadar tujuan!" *

Source: dawn

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com