Ngamuk! Putin Bongkar Rencana 'Busuk' Eropa: Berani Serang Rusia, Siap-siap dengan Kehancuran!

news.fin.co.id - 06/12/2025, 17:03 WIB

Ngamuk! Putin Bongkar Rencana 'Busuk' Eropa: Berani Serang Rusia, Siap-siap dengan Kehancuran!

Presiden Rusia Vladimir Putin (Sputnik-OANA - ANTARA)

fin.co.id - Presiden Rusia Vladimir Putin kembali melontarkan peringatan keras kepada negara-negara Eropa yang dinilainya tengah memperbesar peluang konflik.

Dalam forum investasi VTB “Russia Calling!” di Moskwa, Selasa 2 Desember 2025, Putin menegaskan bahwa Rusia tidak mencari perang, namun jika ada pihak yang mencoba memicu konfrontasi, Moskwa mengaku siap bergerak dan menyelesaikannya dengan cepat.

Komentar ini memperkeruh hubungan Rusia-Eropa yang sejak invasi Ukraina pada 2022 sudah berada pada titik terburuk sejak Perang Dingin.

Advertisement

Dalam sesi tanya-jawab bersama wartawan, Putin menanggapi laporan media Rusia yang mengutip Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto, yang menyebut bahwa sejumlah negara Eropa tengah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan perang dengan Rusia.

Putin merespons dengan nada tegas:

“Jika perang benar-benar dimulai, kekalahan mereka akan begitu telak hingga tidak ada lagi pihak yang bisa diajak berunding.”

Meski begitu, Putin tetap mengklaim Rusia tidak menginginkan eskalasi dan tidak sedang mencari konflik baru.

Dalam kesempatan yang sama, Putin kembali menegaskan bahwa operasi Rusia di Ukraina—yang sudah berlangsung hampir empat tahun—bukanlah perang skala penuh.

Ia menyebut operasi tersebut sebagai tindakan “surgis,” yakni serangan terarah dengan cakupan terbatas yang, menurut Moskwa, dilakukan untuk melindungi kepentingan nasional Rusia.

Konflik ini telah menewaskan lebih dari 1,2 juta kombatan dari kedua pihak, menurut estimasi pejabat Amerika Serikat. Namun baik Kyiv maupun Moskwa tidak pernah merilis angka korban resmi.

Putin Tuduh Eropa Ganggu Upaya Perdamaian Donald Trump

Advertisement

Putin kemudian menuduh negara-negara Eropa sengaja menggagalkan upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang Ukraina.

Menurut Putin, Eropa mengajukan proposal damai yang “mustahil diterima” oleh Moskwa, sehingga membuat Rusia seolah-olah tidak menginginkan perdamaian.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID