Megapolitan . 08/12/2025, 15:10 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Banjir rob yang melanda kawasan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dalam beberapa hari terakhir, disebut terjadi akibat fenomena supermoon atau purnama perige.
Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat menanggapi kondisi pasang air laut tersebut.
“Kemarin memang rob yang terjadi karena bulan supermoon. Jadi, supermoon itu bulan penuh,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Utara, Senin 8 Desember 2025.
Pramono mengungkapkan, bahwa Pemprov DKI telah menyiapkan langkah mitigasi sejak dua pekan lalu. Antisipasi dilakukan di sejumlah titik rawan seperti Muara Baru, Muara Angke, dan Jalan R.E Martadinata.
“Sebenarnya kami sudah mengantisipasi sejak awal. Dalam 10 bulan pemerintahan yang saya pimpin, saya sudah langsung ini menjadi prioritas,” jelasnya.
Ia menegaskan masyarakat perlu tetap waspada karena potensi banjir rob masih akan berulang di masa mendatang. Pemerintah daerah disebut terus memperkuat kesiapsiagaan, termasuk dengan menambah pemantauan di titik-titik kritis.
Dalam upaya penanganan, Pemprov DKI juga menggandeng berbagai instansi pusat seperti Kementerian PUPR, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pelindo, serta Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk mempercepat langkah penanggulangan.
Pramono menyebut, kesiapan Jakarta menghadapi rob salah satunya ditopang oleh operasional pompa-pompa air yang terus siaga. Ia juga menambahkan bahwa anggaran untuk melanjutkan proyek NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) telah disiapkan untuk tahun depan.
“Di tahun 2026, kami sudah menganggarkan untuk melanjutkan NCICD untuk Pluit sepanjang 530 meter, Muara Angke 350 meter, Kali Lencong 750 meter,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang fin.co.id dapat, Proyek itu akan menyasar area Pluit, Muara Angke, hingga Kali Lencong.
Meski begitu, ia belum membeberkan detail besaran anggaran yang dialokasikan. Saat ini, pembangunan NCICD yang telah berjalan mencakup tanggul pantai di Ancol sepanjang 1,2 km, tanggul mitigasi Muara Angke 1,1 km, serta Bywalk Pluit 400 meter dari target 600 meter.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media