“Ini hunian tetap anggaran Rp60 juta cukup?” tanya Presiden.
“Selama ini cukup, tetapi kalau memang Bapak Presiden ingin menambahkan kami lebih senang,” jawab Kepala BNPB.
Suharyanto menjelaskan skema bantuan tersebut, termasuk kemungkinan warga menambah biaya dari dana pribadi atau dukungan keluarga.
“Rp60 juta karena tida relokasi, Bapak. Nanti penerima bisa nambah dengan uangnya sendiri. Mungkin punya keluarga di kampung, punya anak yang punya gaji mau nambah, bisa. Tetapi, (kami) tidak (memberikannya) dalam bentuk uang, karena khawatir kalau bentuk uang jadi yang lain,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Presiden memberikan arahan agar perhitungan biaya memperhatikan faktor kenaikan harga. “Oke, mungkin tentunya kita hitung kenaikan harga ya, inflasi, dan sebagainya,” ujar Presiden.
Selain hunian tetap, pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk hunian sementara, yakni sebesar Rp30 juta per unit. Huntara yang dibangun akan memiliki luas 36 meter persegi dan dilengkapi kamar, fasilitas MCK, serta ruang pendukung lainnya. *