Megapolitan . 10/12/2025, 19:44 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali menyampaikan pembaruan terkait proses identifikasi korban kebakaran Gedung Terra Drone. Hingga Rabu, 10 Desember 2025, tujuh kantong jenazah tambahan telah berhasil dikenali. Dengan temuan ini, identitas 10 korban dari total 22 kantong jenazah yang ditangani RS Polri Kramat Jati kini telah terungkap.
“Demikian, ada tujuh korban yang telah teridentifikasi pada hari ini,” ujar Kepala Biro Kedokteran Polisi (Karodokpol) Pusdokkes Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan.
Nyoman Eddy memaparkan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui berbagai tahapan ilmiah secara teliti dan berjenjang. Beragam teknik forensik diterapkan, mulai dari pencocokan sidik jari, analisis odontologi (gigi), rekam medis, hingga penyelarasan dengan barang-barang pribadi yang ditemukan bersama korban.
"Proses identifikasi mengedepankan akurasi dan kehati-hatian dengan mengombinasikan beberapa metode forensik, agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan," jelas Nyoman Eddy.
Menurutnya, pekerjaan identifikasi untuk kantong jenazah yang tersisa akan terus dilanjutkan hingga keseluruhan korban dapat dikenali. Polri juga mengingatkan keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera berkoordinasi dan melengkapi data ante-mortem agar proses pencocokan identitas dapat dipercepat.
Sementara itu, penyelidikan mengenai penyebab kebakaran di Gedung Terra Drone masih berlangsung dan ditangani oleh aparat terkait mengingat tingginya jumlah korban jiwa.
Berikut daftar korban yang berhasil diidentifikasi pada hari Rabu, 10 Desember 2025:
1. Pariyem (31), warga Lampung Barat
2. Ninda Tan (32), warga Serpong Utara, Tangerang Selatan
3. Muhammad Ariel Budiman (24), warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
4. Mochamad Apriyana (40), warga Sudimara Jaya, Tangerang
5. Della Yohana Simanjuntak (22), warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
6. Nazaellya Tsabita Nurazisha (27), warga Tanah Abang, Jakarta Pusat
7. Athiniyah Isnaini Rasyidah (18), warga Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
(Rafi Adhi)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media