Nasional . 10/12/2025, 13:19 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Armada logistik dilepas menuju posko-posko mitra kemanusiaan di wilayah terdampak, seperti DT Peduli Aceh, Yatim Mandiri Sumut, Silangit, DT Peduli Sumut di Medan, dan DT Peduli Sumbar di Padang. "Tujuannya agar semua bantuan yang sudah dihimpun dan akan didistribusikan ini langsung dapat mencapai sasaran dan dapat langsung diterima masyarakat yang terkena dampak," jelas Feriadi, menggarisbawahi pentingnya kemitraan dalam proses logistik kemanusiaan ini.
Ragam bantuan yang dikirimkan mencerminkan pemahaman mendalam JNE terhadap kebutuhan mendesak di lokasi bencana. Bantuan yang dikirim meliputi kebutuhan dasar seperti bahan pokok, pakaian, selimut, dan perlengkapan P3K, multivitamin, serta obat-obatan esensial.
JNE juga menunjukkan sensitivitas sosial tinggi dengan menyumbangkan kebutuhan yang sering terabaikan, antara lain:
Feriadi menegaskan, selama 35 tahun perjalanannya, JNE menyadari bahwa kesuksesan bukan hanya diukur dari revenue atau omset. "Kami selalu mengukur bahwa keberhasilan suatu usaha selalu diukur dari seberapa besar manfaat yang masyarakat, yang lingkungan bisa rasakan dengan hadirnya JNE di tengah-tengah masyarakat Indonesia," pungkasnya.
Komitmen JNE untuk memberikan ongkir gratis pada situasi bencana bukanlah yang pertama. Sejarah mencatat JNE melakukan hal serupa saat Gempa Lombok (2018), Erupsi Gunung Merapi Semeru (2021), dan Gempa Cianjur (2022). Aksi ini kembali membuktikan bahwa JNE adalah perusahaan yang senantiasa hadir dan berkomitmen memberikan dukungan nyata kapan pun dibutuhkan.
Feriadi menutup dengan ajakan agar seluruh pihak mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi para korban di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sekaligus berharap proses pemulihan berjalan cepat dan lancar. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media