Nasional . 11/12/2025, 07:10 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Warga Indonesia harus bersiap, Kamis ini cuaca bakal berubah-ubah di berbagai wilayah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan akan terjadi di sebagian besar pulau. Masyarakat disarankan untuk selalu sedia payung dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan petir.
Prakirawan BMKG, Miftah Ali, menyampaikan melalui kanal YouTube resmi BMKG bahwa kondisi cuaca Kamis ini diawali dari Pulau Sumatra. Beberapa kota diperkirakan mengalami cuaca berawan tebal, sementara hujan ringan berpotensi mengguyur Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, dan Pangkalpinang.
"Kota Palembang berpotensi hujan dengan intensitas sedang, dan waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Kota Bandar Lampung," ujar Miftah. Artinya, masyarakat di Sumatra bagian selatan harus ekstra hati-hati, terutama saat bepergian atau berada di luar ruangan.
Beralih ke Pulau Jawa, BMKG memprediksi cuaca berawan tebal di Yogyakarta. Sementara itu, wilayah Serang, Jakarta, Bandung, dan Semarang berpotensi hujan ringan. Hujan petir juga perlu diwaspadai, khususnya di Kota Surabaya, yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Di Kalimantan, kondisi serupa terjadi. Hujan ringan diperkirakan turun di Tanjung Selor, Palangka Raya, dan Samarinda. Warga Pontianak dan Banjarmasin diminta waspada terhadap hujan petir yang dapat menimbulkan risiko bagi mobilitas dan aktivitas luar rumah.
Pulau Bali dan Nusa Tenggara juga mengalami perubahan cuaca. Kota Mataram diperkirakan berawan tebal, sedangkan Denpasar berpotensi diguyur hujan ringan. Selain itu, Kupang berisiko terjadi hujan petir, sehingga masyarakat disarankan menunda aktivitas di luar ruangan bila memungkinkan.
Pulau Sulawesi mengalami kondisi yang bervariasi. Cuaca di Gorontalo diprediksi berawan tebal, sementara Palu, Manado, dan Makassar berpotensi hujan ringan. Sementara di Maluku, hujan ringan diperkirakan turun di Ternate dan Ambon, sehingga masyarakat disarankan menyiapkan perlengkapan untuk menghadapi cuaca basah.
Di wilayah Papua, BMKG memprakirakan kondisi udara kabur di Sorong, sementara hujan ringan akan terjadi di Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Meski intensitas hujan tergolong ringan, potensi hujan lebat tetap harus diwaspadai di beberapa wilayah Papua Tengah, Pegunungan, dan Selatan.
Selain kondisi hujan, BMKG juga memantau bibit siklon 91S yang bergerak dari Samudera Hindia Barat Lampung menuju timur. Meski intensitas sistem diprediksi melemah dalam 48–72 jam ke depan dengan kecepatan angin maksimum 10–15 knot, masyarakat di wilayah barat Lampung tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.
BMKG menekankan bahwa dinamika atmosfer saat ini meningkatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia. Masyarakat disarankan selalu memperbarui informasi cuaca melalui BMKG dan mempersiapkan perlengkapan seperti payung dan jas hujan. Waspada hujan lebat hingga sangat lebat juga perlu diterapkan di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, serta wilayah Papua.
Dengan prakiraan ini, aktivitas sehari-hari seperti berangkat kerja, sekolah, hingga perjalanan bisnis bisa terpengaruh. Jadi, jangan abaikan tanda-tanda cuaca buruk dan tetap rencanakan kegiatan dengan memperhitungkan potensi hujan dan petir. Dengan kesiapan yang tepat, dampak gangguan cuaca dapat diminimalkan, sekaligus menjaga keselamatan diri dan keluarga. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media