Megapolitan . 16/12/2025, 16:52 WIB

Pemkot Tangerang Buka Suara Soal Video Menara Masjid Al-A'zhom "Goyang" Diterpa Angin!

Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana  |  Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana

fin.co.id -  Video yang menunjukkan menara Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang bergoyang saat diterpa angin telah menjadi perhatian masyarakat. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan bahwa kondisi tersebut masih dalam batas aman dan sejalan dengan perencanaan struktural awal bangunan.

Kepala Bidang Bangunan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Tata Ruang (Disperkimtan) Kota Tangerang, Fakri Wahyudi, menjelaskan bahwa menara masjid tersebut sengaja dirancang dengan sistem fleksibel oleh tim insinyur. Berbeda dengan struktur beton penuh, menara menggunakan material baja yang lebih mampu menyerap energi akibat angin kencang maupun guncangan gempa.

“Secara desain, struktur baja dipilih karena sifatnya yang lebih lentur dan aman untuk bangunan bertingkat tinggi. Fleksibilitas ini membuat menara dapat bergerak atau bergoyang secara ringan, bahkan ketika angin tidak terlalu besar,” jelasnya, Selasa 16 Desember 2025.

Menurut perhitungan teknis saat pembangunan, toleransi goyangan yang diizinkan untuk menara mencapai radius sekitar satu meter. Goyangan yang terlihat dalam video yang beredar dinilai masih berada pada ambang batas normal dan tidak menunjukkan adanya indikasi kerusakan pada struktur utama.

Meskipun kondisinya aman, Pemkot Tangerang tetap mengambil langkah antisipatif. Pemerintah akan melakukan pengecekan dan evaluasi ulang terhadap kekuatan struktur menara sebagai bentuk kehati-hatian. Hingga saat ini, pemeriksaan visual belum menemukan adanya perubahan atau kerusakan pada bagian apapun dari bangunan menara.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Jika dari hasil evaluasi ditemukan poin yang perlu diperbaiki, kami akan segera menyusun rencana tindak lanjut yang tepat,” tambah Fakri.

Pemkot Tangerang juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang melaporkan kondisi tersebut melalui video. Hal ini dianggap sebagai momentum edukasi publik bahwa bangunan tinggi, terutama yang menggunakan struktur baja, dirancang tidak kaku agar mampu meredam energi dari faktor alam.

“Kami sangat menghargai partisipasi masyarakat. Jika menemukan hal yang dianggap berpotensi membahayakan di ruang publik, silakan segera laporkan. Ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk menjaga keamanan kita semua,” ajaknya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com