Nasional . 16/12/2025, 22:09 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali memakan korban jiwa.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana tersebut kini mencapai 1.053 jiwa per Selasa, 16 Desember 2025.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya dan menegaskan bahwa dampak bencana hidrometeorologi di Sumatra masih sangat serius.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa terjadi penambahan 23 korban meninggal dunia dalam pembaruan data terbaru.
“Data per tanggal 16 Desember 2025, total korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut sebanyak 1.053 jiwa,” ujar Abdul Muhari dalam jumpa pers virtual, Selasa (16/12/2025).
Penambahan korban ini berasal dari beberapa wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh tim pencarian dan evakuasi.
BNPB merinci bahwa korban tewas terbaru ditemukan di sejumlah daerah terdampak parah, yakni:
Aceh Tamiang: 17 korban jiwa
Aceh Utara: 1 korban jiwa
Tapanuli Tengah (Sumut): 5 korban jiwa
Proses pencarian yang terus dilakukan akhirnya berhasil menemukan korban di lokasi-lokasi yang sempat tertimbun material longsor maupun terseret arus banjir.
Secara keseluruhan, distribusi korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatra hingga saat ini adalah sebagai berikut:
Aceh: 449 jiwa
Sumatera Utara: 360 jiwa
Sumatera Barat: 244 jiwa
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media