Nasional . 17/12/2025, 21:25 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama libur perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Langkah ini difokuskan pada kawasan wisata Puncak serta ruas jalan tol yang menjadi akses utama wisatawan dari dan menuju Bogor.
Sejumlah strategi yang disiapkan meliputi penerapan sistem satu arah (oneway) di Jalur Puncak, penyekatan kendaraan bermotor di titik-titik rawan macet, hingga pengalihan arus lalu lintas di Tol Jagorawi dan Tol Bocimi.
Kasatlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, menjelaskan bahwa sistem oneway di Jalur Puncak akan diberlakukan berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan, bukan jadwal tetap.
“Untuk oneway dari arah Jakarta menuju Puncak, akan dilaksanakan apabila volume kendaraan mencapai 80 persen dibandingkan arus sebaliknya,” ujar Rizky kepada wartawan, Rabu 17 Desember 2025.
Penentuan volume kendaraan tersebut dilakukan melalui data kendaraan yang keluar di Gerbang Tol (GT) Ciawi dari Jasa Marga, serta hasil traffic counting dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang mengarah ke kawasan Puncak.
Jika data dan pantauan visual menunjukkan kepadatan signifikan, petugas akan langsung mempersiapkan rekayasa lalu lintas berupa oneway dari Jakarta menuju Puncak.
Sebaliknya, jika arus kendaraan yang turun dari Puncak menuju Jakarta lebih dominan, maka sistem oneway akan diberlakukan ke arah Jakarta.
“Indikatornya sama. Kalau arus turun lebih besar, maka personel menyiapkan oneway ke arah Jakarta,” jelas Rizky.
Ia menegaskan bahwa selama Operasi Lilin Lodaya 2025, penerapan oneway bersifat situasional dan sangat bergantung pada dinamika lalu lintas harian.
Selain oneway, Satlantas Polres Bogor juga menyiapkan skema penyekatan kendaraan, khususnya roda dua, di sejumlah titik rawan kepadatan di Jalur Puncak.
Beberapa titik penyekatan yang telah disiapkan antara lain:
Simpang Pasir Angin
Simpang Megamendung
Simpang Lokawiratama
Pasar Cisarua
Simpang Taman Safari
Gunung Mas
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di jalur utama dan menjaga kelancaran arus kendaraan wisatawan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media