Megapolitan . 18/12/2025, 19:42 WIB

Pramono Anung Ungkap, Jakarta Rayakan Tahun Baru 2026 Secara Sederhana

Penulis : Tuahta Aldo  |  Editor : Tuahta Aldo

fin.co.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan perayaan Tahun Baru 2026 di Ibu Kota tetap digelar, namun dengan konsep sederhana. 

Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati atas bencana alam yang melanda sejumlah daerah, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi nasional saat ini. 

"Jadi di Jakarta tentunya kami melihat, mempelajari, dan juga hal yang berkaitan dengan bagaimana terjadi di Aceh, di Sumatera Barat, maupun Sumatera Utara," ungkap Pramono Anung.

Menurutnya, suasana duka yang dirasakan para korban bencana menjadi pertimbangan utama dalam menentukan konsep perayaan pergantian tahun.

Di sisi lain, Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta hingga kini masih aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

"Seperti yang saya sampaikan berulang kali, sebenarnya Jakarta sampai hari ini masih terus memberikan bantuan kepada daerah yang terkena bencana tersebut. Hanya memang saya, seperti saya sampaikan, saya bukan orang yang kemudian apa yang kami lakukan itu dipublikasikan," jelasnya.

"Tetapi secara terus-menerus kami tetap melakukan itu. Termasuk secara spesifik beberapa kota atau kabupaten yang terkena dampaknya cukup parah, kami perlakukan secara tersendiri, kami mengirim secara langsung kepada kota/kabupaten yang bersangkutan," sambungnya.

Bantuan tersebut disalurkan secara berkelanjutan dan merata, meski tidak seluruhnya dipublikasikan ke ruang publik.

Meski digelar tanpa kemeriahan berlebihan, Pramono memastikan perayaan tahun baru tetap berlangsung. 

Ia menilai Jakarta sebagai kota global tetap perlu menunjukkan semangat optimisme kepada dunia, sekaligus menjaga rasa solidaritas nasional.

"Sampai hari ini saya belum memutuskan untuk itu (perayaan tahun baru dengan panggung). Tetapi apa pun, Jakarta ini kan ibu kota negara, dan Jakarta sekaligus kota global. Di seluruh dunia, momen tahun baru itu kan pasti akan diperbandingkan," kata Pramono.

"Maka dengan demikian, walaupun nanti dalam kesederhanaan, pasti dalam kesederhanaan, saya ingin Jakarta tetap di mata dunia walaupun dalam kondisi berduka, kita semua tetap menjadi potret optimisme menyambut tahun baru di tahun 2026 karena itu penting," ucapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, pemerintah juga membuka peluang menggelar doa bersama. Konsep ini dinilai dapat menjadi simbol refleksi, harapan, dan kebersamaan di tengah suasana duka yang masih dirasakan bangsa.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com