Nasional . 19/12/2025, 21:39 WIB

BNPB: Risiko Banjir dan Longsor Susulan Masih Tinggi di Sumatra

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan bahwa kondisi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra masih belum sepenuhnya aman.

Meski banjir besar dan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu mulai surut, risiko bencana lanjutan masih cukup tinggi, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

BNPB menyebut, kondisi tanah di beberapa wilayah terdampak masih sangat labil dan tertutup lumpur tebal. Situasi ini membuat daerah-daerah tersebut rawan mengalami banjir dan longsor susulan jika hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa kondisi pascabanjir di sejumlah wilayah belum sepenuhnya pulih.

Lumpur yang masih menutupi permukaan tanah berpotensi bergerak kembali ketika diguyur hujan lebat.

“Jika hujan lebat terjadi, kondisi ini berpotensi memicu banjir dan longsor lanjutan,” kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (19/12/2025).

Ia menuturkan, lapisan tanah yang belum stabil menjadi faktor utama tingginya potensi bencana susulan. Selain mengancam keselamatan warga, kondisi ini juga menyulitkan proses pemulihan infrastruktur vital, termasuk jalan, jembatan, dan jaringan kelistrikan.

Risiko Masih Tinggi di Sejumlah Wilayah Terdampak

BNPB menegaskan bahwa potensi banjir dan longsor susulan masih cukup besar, terutama di daerah yang sebelumnya mengalami dampak paling parah. Stabilitas tanah di wilayah tersebut belum sepenuhnya kembali normal.

“Tanahnya masih labil dan berlumpur. Kalau hujan deras kembali turun, lumpur bisa bergerak dan memicu banjir atau longsor susulan,” ujar Abdul.

Karena itu, BNPB meminta seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk tidak lengah meski air mulai surut di beberapa titik.

Asesmen Terus Dilakukan, Fokus di Wilayah Aceh

Untuk memetakan tingkat risiko secara lebih akurat, BNPB saat ini masih melakukan asesmen lanjutan dengan memanfaatkan citra satelit. Kajian ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang terdampak banjir besar, khususnya di Provinsi Aceh.

Berdasarkan analisis sementara, Kabupaten Aceh Utara menjadi salah satu wilayah dengan cakupan dampak paling luas. Bahkan, hampir seluruh wilayah kabupaten tersebut tercatat terdampak banjir.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com