Internasional . 19/12/2025, 16:21 WIB

Rusia Murka! AS Dituding Usik Venezuela, Moskow Ancam Konsekuensi Tak Terduga

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Rusia secara terbuka memperingatkan Amerika Serikat (AS) terkait meningkatnya aktivitas militer Washington di sekitar Venezuela, negara yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu utama Moskow di belahan bumi Barat.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul serangkaian langkah agresif yang dilakukan AS dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari peningkatan patroli militer di wilayah Karibia hingga penenggelaman sejumlah kapal yang dituduh terlibat dalam penyelundupan narkoba.

Situasi kian memanas setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade terhadap kapal tanker Venezuela yang masuk daftar sanksi Amerika.

Menanggapi eskalasi tersebut, Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan pernyataan tegas. Moskow berharap Gedung Putih tidak mengambil langkah ceroboh yang dapat memicu konflik lebih luas.

Rusia meminta Washington menahan diri dan tidak tergelincir lebih jauh ke dalam situasi yang semakin panas. Menurut Rusia, tindakan militer AS di dekat wilayah Venezuela berpotensi menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diprediksi, tidak hanya bagi Venezuela, tetapi juga bagi seluruh kawasan belahan bumi Barat.

“Langkah-langkah semacam itu dapat memicu ketidakstabilan serius dan membawa dampak jangka panjang yang sulit dikendalikan,” demikian peringatan Rusia, sebagaimana dikutip dari laporan AFP, Jumat 19 Desember 2025.

Dukungan Terbuka Moskow kepada Pemerintahan Maduro

Selain mengkritik kebijakan AS, Rusia juga secara terbuka menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Dukungan ini bukan hal baru, mengingat Kremlin selama bertahun-tahun menjadi salah satu penopang utama Venezuela di tengah tekanan ekonomi dan sanksi internasional.

Istana Kepresidenan Rusia atau Kremlin menyebut pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan Venezuela sebagai sekutu dan mitra strategis.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan pentingnya semua pihak menahan diri demi menghindari situasi yang tak diinginkan.

“Tentu saja, kami menyerukan kepada semua negara di kawasan ini untuk menahan diri guna menghindari perkembangan yang tidak terduga dalam situasi tersebut,” ujar Peskov.

Sementara itu, detail teknis terkait pelaksanaan blokade terhadap kapal tanker Venezuela masih belum sepenuhnya jelas.

Namun, kehadiran kapal perang AS yang masih beroperasi di sekitar Karibia menambah kekhawatiran akan kemungkinan langkah militer lanjutan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com