Ekonomi . 22/12/2025, 10:21 WIB

Pabrikan Otomotif Sebut Insentif Pacu Penjualan di Tahun Depan

Penulis : Khanif Lutfi  |  Editor : Khanif Lutfi

"Apapun bentuk insentifnya, kami yakin pemerintah memiliki kebijakan yang mendukung industri dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan, dan apapun bentuk insentifnya kami yakin pemerintah memiliki kebijakan yang baik dan adil atau 'fair' untuk semua teknologi kendaraan yang mendukung industri dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," ujar Billy

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah menilai insentif yang langsung menyasar konsumen akan memberikan efek cepat terhadap penjualan.

Dampak tersebut menurut dia dinilai bisa dirasakan langsung di pasar, terutama dalam kondisi daya beli yang masih berhati-hati.

Meski demikian, Jetour menegaskan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah secara umum.

"Ya, pasti kalau insentif yang impact-nya direct ke konsumen, itu akan ada impact juga ke penjualan secara langsung. Tapi secara general Jetour mendukung gerakan pemerintah terutama yang terkait industri ya," kata dia.

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil selama Januari-Oktober 2025 secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) hanya sebanyak 634.844 unit. Angka itu turun 10,6 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 711.064 unit.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com