Nasional . 24/12/2025, 12:59 WIB

Lewat IKN! Kemenhub Kaji Rencana Kereta Lintas Indonesia-Malaysia-Brunei

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Sikap terbuka pemerintah pusat juga ditegaskan oleh Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), Odo R.M. Manuhutu.

Odo menyatakan pemerintah akan melakukan kajian menyeluruh terkait rencana peningkatan konektivitas kereta lintas tiga negara tersebut.

Menurutnya, sebelum masuk ke tahap pembangunan, perlu dilakukan evaluasi mendalam mengenai pro dan kontra jalur kereta lintas negara.

“Kami terbuka, tapi tentu perlu kajian komprehensif. Semua harus dihitung, baik manfaat maupun risikonya,” jelas Odo.

Ia menambahkan, pemerintah saat ini tengah melakukan perpanjangan jalur kereta api nasional dengan target ambisius mencapai 12.000 kilometer.

Data pemerintah menunjukkan bahwa hingga saat ini, jalur kereta api aktif di Indonesia baru mencapai 6.945 km, sementara jalur nonaktif sekitar 2.233 km. Dengan demikian, total jaringan rel nasional berada di angka 9.178 km.

Tak hanya soal panjang jalur, Odo juga menyoroti kondisi infrastruktur kereta api yang ada. Sejumlah prasarana, termasuk jembatan kereta, diketahui telah berusia 75 hingga 100 tahun, sehingga membutuhkan revitalisasi segera.

“Pak Presiden sudah memberikan arahan kepada Pak Menko untuk melakukan percepatan perbaikan, revitalisasi, sekaligus perpanjangan jalan rel kereta api,” ungkap Odo.

Lebih jauh, Odo menekankan bahwa untuk menjadi negara maju, Indonesia perlu meningkatkan rasio jalur kereta api terhadap jumlah penduduk, khususnya di wilayah yang selama ini masih minim konektivitas.

Tiga pulau yang menjadi fokus utama pengembangan adalah Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Pembangunan jalur kereta di wilayah tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan biaya logistik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Dari sisi Malaysia, Menteri Pengangkutan Sarawak YB Dato Sri Lee Kim Shin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara di kawasan Pulau Borneo, khususnya antara Sarawak dan Nusantara.

“Kami juga sedang mengkaji pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan tiga negara, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam,” ujarnya dalam keterangan resmi.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com