Nasional . 25/12/2025, 19:04 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Setiap kali pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibuka, antusiasme masyarakat selalu tinggi. Ribuan pelamar berlomba-lomba mendaftarkan diri ke instansi favorit yang dianggap bergengsi, bergaji stabil, dan menjanjikan karier mapan.
Namun di balik ramainya persaingan tersebut, ternyata ada sejumlah instansi pemerintahan pusat yang justru relatif sepi peminat.
Fenomena ini menarik untuk dicermati, terutama bagi calon pelamar yang ingin menyusun strategi realistis agar peluang lolos CPNS semakin besar.
Sebab, lolos seleksi CPNS bukan semata-mata soal nilai tertinggi, tetapi juga soal seberapa banyak pesaing di instansi yang dipilih.
Semakin sedikit pelamar, semakin besar pula peluang untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Instansi yang sepi peminat sering kali disalahartikan sebagai instansi “kurang menarik”. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Ada beberapa faktor utama yang membuat minat pelamar rendah, antara lain:
Beberapa instansi memiliki peran strategis, tetapi kurang terekspos media. Akibatnya, banyak pelamar muda yang tidak familiar dengan fungsi dan prospek karier di dalamnya.
Sebagian instansi memiliki unit kerja yang tersebar di berbagai daerah, bahkan di wilayah yang relatif terpencil. Hal ini membuat pelamar ragu karena harus siap ditempatkan di luar kota besar.
Instansi dengan bidang kerja teknis atau kajian strategis sering dianggap “berat” atau terlalu akademis, sehingga kurang diminati dibandingkan instansi dengan pekerjaan administratif umum.
Kementerian besar seperti Kemenkeu, Kemenkumham, atau Kemenhub biasanya menjadi magnet utama pelamar. Instansi lain yang tak kalah penting pun akhirnya luput dari perhatian.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media