Megapolitan . 26/12/2025, 15:26 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
"Kerusakan itu disebabkan oleh diri kita sendiri melalui ketidakpedulian menjaga lingkungan. Saya berpesan agar warga rajin bersih-bersih sehingga lingkungan tetap sehat dan nyaman," tambah istri Walikota Bekasi tersebut sebelum membuka pintu rumah secara resmi dengan ucapan Basmalah.
Senada dengan hal tersebut, Camat Bekasi Timur, Fitri Widyati, menyampaikan harapannya agar program RUTILAHU ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas hidup warga. "Semoga program ini menjadikan rumah yang layak huni, sehat, dan nyaman serta membawa manfaat penuh berkah bagi penghuninya," ujar Fitri di lokasi peresmian.
Sri Esty Handayani (67) sebagai penerima manfaat tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya setelah melihat kondisi rumahnya kini. Ia menceritakan bagaimana kondisi bangunan sebelumnya yang sangat memprihatinkan dan tidak aman untuk ditinggali.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Walikota, Ibu Walikota, Camat, Lurah, hingga RT dan RW. Rumah yang tadinya bocor di mana-mana dan plafonnya ambrol, saat ini sudah menjadi layak huni. Semoga ini membawa kebaikan bagi saya dan lingkungan sekitar," ungkap Sri Esty dengan penuh haru.
Peresmian ini ditutup dengan doa bersama, menandai dimulainya babak baru bagi keluarga Sri Esty untuk tinggal di hunian yang lebih manusiawi di penghujung tahun 2025. Program ini diharapkan terus memotivasi gerakan sosial serupa di seluruh penjuru Kota Bekasi. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media