Nasional

Update Banjir Bandang dan Longsor Sumatera, BNPB: Korban Meninggal Tembus 1.138 Jiwa, Ratusan Ribu Warga Masih Mengungsi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu 27 Desember 2025, total korban meninggal dunia mencapai 1.138 jiwa.

Update Banjir Bandang dan Longsor Sumatera, BNPB: Korban Meninggal Tembus 1.138 Jiwa, Ratusan Ribu Warga Masih Mengungsi
Petugas Kementerian Kehutanan dan Dinas Kehutanan Provinsi Aceh mengambil sampel kayu gelondongan yang terbawa arus luapan Sungai Tamiang, di area pasantren Islam Terpadu Darul Mukhlishin, Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (19/12/2025). Kemenhut telah mengirim tim verifikasi dan membentuk tim investigasi gabungan bersama Polri untuk menelusuri asal-usul kayu gelondongan yang ditemukan pascabencana banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Provinsi Aceh. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

“Pengungsi tersebar di berbagai titik, baik yang terdata di pos resmi maupun yang mengungsi secara mandiri,” ungkap Abdul.

19 Daerah Tetapkan Status Transisi Darurat

Terkait status kebencanaan, BNPB menyebut saat ini terdapat 19 kabupaten/kota yang telah menetapkan status transisi darurat.

Rinciannya meliputi:

Selain itu, terdapat 4 kabupaten/kota lainnya yang masih dalam proses penetapan surat keputusan peralihan status dari tanggap darurat menuju transisi darurat.

Abdul menjelaskan, perbedaan mendasar antara masa tanggap darurat dan transisi darurat terletak pada fokus penanganan di lapangan.

“Pada masa tanggap darurat, prioritas utama adalah pencarian dan pertolongan korban serta pemenuhan kebutuhan logistik dasar,” terangnya.

Sementara dalam fase transisi darurat, pemerintah mulai menggeser fokus ke pemulihan awal, tanpa menghentikan bantuan darurat yang masih dibutuhkan masyarakat terdampak.

Seiring perkembangan situasi, pemerintah pusat dan daerah mulai menyiapkan langkah-langkah rehabilitasi dan rekonstruksi tahap awal. Beberapa program yang disiapkan antara lain:

  • Pembangunan hunian sementara (huntara)

  • Perencanaan hunian tetap (huntap)

  • Pembersihan lumpur dan material longsor

  • Perbaikan dan revitalisasi infrastruktur rusak

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pasca-bencana.

BNPB memastikan seluruh unsur penanganan bencana terus bekerja maksimal. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan pemerintah daerah tetap siaga penuh di lapangan.

Berita Terkait