Nasional . 29/12/2025, 23:27 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Dunia keagamaan, intelektual, kebudayaan dan pendidikan Indonesia, kini kembali kehilangan salah satu sosok pentingnya.
Informasi yang fin.co.id dapat, Romo Mudji Sutrisno meninggal dunia pada Minggu malam, 28 Desember 2025, di Rumah Sakit St Carolus, Jakarta.
Romo Mudji mengembuskan napas terakhirnya, dalam usia 71 tahun setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama bagi kalangan akademisi, rohaniwan, serta mahasiswa yang pernah belajar langsung darinya.
Selama hidupnya, Mudji Sutrisno dikenal sebagai budayawan, rohaniwan Katolik, sekaligus pengajar di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara.
Ia merupakan figur yang konsisten menjembatani pemikiran filsafat, spiritualitas, dan realitas sosial Indonesia, sebuah peran yang jarang dimiliki banyak tokoh.
Kabar wafatnya Romo Mudji turut dikonfirmasi oleh Yustinus Prastowo, alumni STF Driyarkara yang juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan.
Konfirmasi tersebut memperkuat duka yang dengan cepat menyebar di kalangan alumni, akademisi, dan komunitas intelektual lintas generasi.
Jadwal Misa Requiem hingga Pemakaman
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Misa Requiem untuk Romo Mudji Sutrisno akan dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni pada:
Kedua misa tersebut akan berlangsung di Kapel Kolese Kanisius, Jakarta.
Setelah rangkaian misa di Jakarta, jenazah akan diberangkatkan menuju Girisonta, Semarang, Jawa Tengah, pada 30 Desember 2025 pukul 21.00 WIB.
Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung 31 Desember 2025, acara akan diawali Ekaristi pukul 10.00 WIB di Gereja Paroki, sebelum jenazah dimakamkan di Taman Mari Ratu Damai, Girisonta.
Kepergian Romo Mudji Sutrisno menandai berakhirnya perjalanan seorang intelektual, yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri pada pencarian makna.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media