Viral . 31/12/2025, 09:30 WIB

Viral, Diduga Kadisperindag Batam Pamer Bagian Dalam Celana Saat Video Call, Kini Ngaku Diperas

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Publik Kepulauan Riau dihebohkan dengan beredarnya video bermuatan asusila yang diduga melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berpangkat Kepala Dinas.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menyatakan bahwa pihaknya melalui Ditreskrimsus tengah mendalami laporan dugaan pemerasan yang dialami oleh Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam berinisial GR.

​Laporan tersebut resmi dilayangkan GR ke Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kepri pada 29 Desember 2025. GR merasa menjadi korban pemerasan oleh orang yang tidak dikenal melalui video asusila tersebut.

​“Laporan Gusti Riau (GR-red) itu yang bersangkutan mengadukan bahwa dirinya merasa diperas oleh seseorang,” kata Asep di Mapolda Kepri, Selasa 30 Desember 2025.

​Polisi Cek Kebenaran Video dan Identitas Pelaku

Hingga saat ini, penyidik masih menelusuri siapa sosok di balik aksi pemerasan tersebut, mengingat GR mengaku tidak mengetahui identitas pelakunya.

Selain mencari pemeras, polisi juga melakukan pendalaman untuk memastikan apakah pria dalam video asusila yang viral itu benar-benar GR.

​Pihak Siber Polda Kepri telah mengamankan telepon genggam milik pelapor untuk proses pengecekan digital forensik.

​“Ini lagi kami cek dulu. Kami cek handphonenya apakah video itu betul atau tidak, siapa orangnya, nomor telepon (pemeras) berapa, kemudian identitasnya siapa,” ungkap Asep.​

Sejauh ini, polisi baru meminta keterangan dari GR selaku pelapor sebagai langkah awal penyelidikan.

"Yang dipanggil (diminta keterangan) baru yang bersangkutan yang melapor. (Kasus) ini sedang pendalaman, nanti akan dilakukan penyelidikan,” lanjut Asep.

​Isi Video Singkat yang Viral

Skandal ini mencuat setelah video berdurasi 23 detik tersebar luas. Dalam rekaman tersebut, terlihat wajah oknum Kadisperindag Batam tengah melakukan panggilan video (video call) dengan seorang perempuan misterius.

​Oknum ASN tersebut terekam memperlihatkan bagian dalam celananya kepada teman bicaranya. Dalam percakapan itu, si perempuan merespons dengan kata “Besar”, yang kemudian ditanggapi dengan tawa dan senyuman oleh pria di dalam video.

​Wali Kota Batam Siapkan Sanksi Berat

Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad, menyatakan keprihatinannya atas insiden yang mencoreng citra ASN ini. Ia telah memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara internal.

​“Tim internal saya minta Kepala BKD untuk melakukan pengkajian tentang kasus yang terjadi, termasuk juga mendalami informasi dari yang bersangkutan (GR),” tegas Amsakar di Batam.

​Jika terbukti benar, Amsakar memastikan akan ada sanksi tegas sesuai aturan kepegawaian yang berlaku.

“Pemberian sanksi atas kasus yang terjadi terhadap oknum ASN ini ada mekanisme sebagaimana diatur dalam ketentuan kepegawaian,” ujarnya.

​Amsakar menambahkan bahwa pelanggaran ini bisa dikategorikan sebagai pelanggaran berat dengan konsekuensi serius.

​“Jadi ada tiga sanksi yang dapat diberikan bila kasus ini nanti akan terang benderang dan jelas, balik melalui aparat penegak hukum maupun dari jalur pemerintah kota,” pungkas Amsakar.

Adapun sanksi tersebut meliputi pembebasan tugas dari jabatan selama 12 bulan, penurunan jabatan, hingga pemberhentian tidak atas permintaan sendiri. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com