Nasional . 01/01/2026, 09:02 WIB

Cek Harga BBM Awal Tahun 2026: Pertamax Jadi Rp12.350, Shell dan Vivo Ikut Anjlok

Penulis : Ari Nur Cahyo  |  Editor : Ari Nur Cahyo

fin.co.id - Kabar gembira menyapa para pengendara di awal tahun baru. PT Pertamina (Persero) bersama sejumlah operator SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Kamis, 1 Januari 2026. Penurunan harga ini mencakup berbagai jenis produk, mulai dari bensin dengan angka oktan (RON) 92 hingga produk diesel (solar) nonsubsidi.

Langkah penyesuaian harga ini mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia dan rata-rata produk minyak olahan di pasar internasional. Para pemilik kendaraan kini dapat menikmati biaya operasional yang lebih ringan saat mengawali rutinitas di tahun yang baru.

Mengutip data resmi dari Pertamina Patra Niaga, penurunan harga terjadi secara merata di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Produk andalan masyarakat, yakni Pertamax (RON 92), kini turun harga. Sebelumnya, masyarakat harus membayar Rp 12.750 per liter, namun per hari ini harganya menjadi Rp 12.350 per liter.

Bagi pengguna kendaraan yang mengutamakan performa tinggi, harga Pertamax Turbo (RON 98) juga terkoreksi menjadi Rp 13.400 per liter dari harga sebelumnya Rp 13.750. Tidak ketinggalan, produk ramah lingkungan Pertamax Green (RON 95) kini dibanderol seharga Rp 13.150 per liter, turun dari angka Rp 13.500.

Meskipun harga BBM nonsubsidi bergerak turun, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Harga Pertalite (RON 90) masih stabil pada angka Rp 10.000 per liter untuk memastikan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah tetap terjaga.

Sektor gasoil atau diesel juga mencatatkan penurunan signifikan. Pertamina Dex kini hanya Rp 13.600 per liter dari sebelumnya Rp 15.000. Sementara itu, Dexlite mengalami penurunan menjadi Rp 13.500 per liter dari harga lama Rp 14.700. Serupa dengan Pertalite, harga Bio Solar masih dipatok tetap pada Rp 6.800 per liter.

Rincian Harga BBM Pertamina di Wilayah Jakarta (Per 1 Januari 2026):


Pertamax: Rp 12.350/liter

Pertamax Turbo: Rp 13.400/liter

Pertamax Green: Rp 13.150/liter

Dexlite: Rp 13.600/liter

Pertamina Dex: Rp 13.500/liter

Pertalite: Rp 10.000/liter

Bio Solar: Rp 6.800/liter

Kompetisi Ketat di SPBU Swasta: Shell dan BP-AKR Ikut Turun

Tidak ingin kalah saing, perusahaan energi asal Belanda, Shell Indonesia, juga memperbarui daftar harganya. Melalui laman resminya, Shell menetapkan harga Shell Super (RON 92) menjadi Rp 12.700 per liter untuk wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Produk unggulan mereka, Shell V-Power (RON 95), kini memiliki harga jual Rp 13.190 per liter. Bagi pemilik kendaraan mewah yang membutuhkan oktan tertinggi, Shell V-Power Nitro+ (RON 98) dibanderol Rp 13.480 per liter. Pengguna mesin diesel pun mendapat keuntungan dengan turunnya harga Shell V-Power Diesel menjadi Rp 13.860 per liter.

Langkah serupa juga meluncur dari SPBU BP-AKR. Operator ini menetapkan harga BP 92 di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur pada angka Rp 12.500 per liter. Sementara itu, BP Ultimate (RON 95) kini memiliki harga yang identik dengan Shell V-Power, yakni Rp 13.190 per liter. BP Ultimate Diesel juga mengikuti tren pasar dengan harga baru Rp 13.860 per liter.

Vivo Energy Indonesia turut memberikan kejutan bagi para pelanggannya di awal tahun 2026. Melalui pengumuman di media sosial resminya, Vivo menurunkan harga Revvo 92 menjadi Rp 12.700 per liter dari harga sebelumnya Rp 13.000.

Namun, penurunan yang paling mencolok terlihat pada lini produk diesel mereka. Harga Diesel Primus merosot tajam dari Rp 15.520 menjadi Rp 13.610 per liter. Penurunan lebih dari Rp 1.900 ini tentu menjadi angin segar bagi pelaku usaha dan pemilik kendaraan bermesin diesel yang kerap mengisi bahan bakar di jaringan Vivo. (*#).

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com