Nasional . 01/01/2026, 17:48 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak menutup diri terhadap bantuan dari pihak mana pun untuk korban banjir bandang di Sumatera. Namun, ia menekankan bahwa setiap bantuan harus disalurkan melalui mekanisme yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meninjau pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026.
“Saya sudah dilaporkan oleh Pak Gubernur dan nanti akan saya bicarakan dengan beberapa pejabat terkait mekanismenya. Kalau ada pihak yang tulus dan ikhlas membantu, sebagai manusia tentu kita tidak mungkin menolak bantuan, asalkan bantuannya jelas,” ujar Prabowo.
Prabowo menjelaskan, pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan diminta menyampaikan secara resmi melalui surat agar dapat dilaporkan ke pemerintah pusat. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan melalui jalur yang ditetapkan pemerintah.
“Tadi saya sampaikan, silakan kalau mau membantu. Buat surat, sampaikan ingin menyumbang apa, nanti dilaporkan ke pemerintah pusat dan kita yang menyalurkan,” katanya.
Presiden juga membuka peluang bantuan dari komunitas masyarakat, termasuk dari luar negeri. Menurutnya, solidaritas lintas daerah dan negara merupakan hal yang wajar dalam situasi bencana kemanusiaan.
“Ada komunitas orang Batak di Jawa, juga dari luar negeri, silakan. Kita terbuka,” imbuhnya.
Untuk mempermudah penyaluran bantuan, Prabowo meminta para gubernur di wilayah terdampak, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, menyiapkan rekening khusus penampungan dana bantuan pascabencana.
“Mungkin bisa dibuka rekening bantuan pascabencana. Yang mau kirim langsung, silakan. Yang penting mekanismenya jelas,” ucapnya.
Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tetap berhati-hati dalam menerima bantuan. Ia mengingatkan agar niat membantu benar-benar dilandasi keikhlasan, tanpa kepentingan di kemudian hari.
“Kita tidak menolak bantuan, tapi prosedur harus jelas dan ikhlas. Karena kita punya pengalaman, pernah dibantu, ujung-ujungnya ada yang menagih,” ungkapnya.
Meski begitu, Prabowo menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah mempercepat penanganan dan meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
“Kita harus berpikir positif. Yang paling penting sekarang adalah bekerja secepatnya untuk meringankan penderitaan rakyat kita, di mana pun mereka berada,” pungkasnya.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media