Nasional . 04/01/2026, 08:05 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Memasuki akhir pekan perdana di tahun 2026, kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia belum sepenuhnya bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah, karena cuaca berawan hingga hujan masih mendominasi mayoritas daerah di Tanah Air.
Dalam siaran prakiraan cuaca yang disampaikan dari Jakarta pada Minggu, Prakirawan BMKG Afif S menjelaskan bahwa pola atmosfer saat ini masih mendukung terbentuknya awan hujan di banyak wilayah. Situasi tersebut membuat potensi hujan, baik ringan maupun disertai petir, tetap perlu diantisipasi, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Untuk wilayah Sumatra, BMKG memetakan potensi cuaca yang cukup beragam. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, dan Bandar Lampung. Kondisi ini menunjukkan bahwa awal tahun belum membawa perubahan signifikan dari pola cuaca basah yang terjadi sebelumnya.
Sementara itu, langit berawan hingga berawan tebal berpotensi menyelimuti sejumlah kota seperti Pekanbaru, Padang, Bengkulu, dan Palembang. BMKG juga menyoroti wilayah Pangkal Pinang yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan disertai petir bisa terjadi sewaktu-waktu.
Kondisi ini membuat masyarakat di Sumatra disarankan menyesuaikan agenda perjalanan dan aktivitas harian agar tetap aman dan nyaman.
Beralih ke Pulau Jawa, BMKG menyebut sebagian besar wilayah akan mengalami hujan ringan. Selain itu, kondisi berawan hingga berawan tebal juga berpotensi muncul di sejumlah daerah.
Jakarta, sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan, turut masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami cuaca tersebut. Meski intensitas hujan tergolong ringan, kombinasi awan tebal dan curah hujan tetap bisa memengaruhi mobilitas masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk akhir pekan.
Untuk Pulau Kalimantan, BMKG memprakirakan hujan ringan terjadi di sebagian besar wilayah. Namun, perhatian khusus perlu diberikan kepada Tanjung Selor, karena terdapat potensi hujan yang disertai petir.
Sementara itu, Banjarmasin diprakirakan mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal. Dengan karakter cuaca seperti ini, masyarakat Kalimantan diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca harian, terutama bagi aktivitas transportasi dan kegiatan luar ruangan.
Di kawasan Bali dan Nusa Tenggara, BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Denpasar dan Mataram. Meski tidak disebutkan adanya hujan intens, keberadaan awan tebal tetap menjadi sinyal bahwa perubahan cuaca bisa terjadi dengan cepat.
Bagi masyarakat maupun wisatawan yang berencana menghabiskan akhir pekan di wilayah ini, pemantauan cuaca tetap menjadi langkah penting agar agenda tidak terganggu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media