Internasional . 05/01/2026, 22:02 WIB

Dunia Mulai Waspada! Trump Bidik Tiga Negara Usai Maduro Ditumbangkan

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Pernyataan Trump langsung memicu reaksi keras dari Denmark. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dengan tegas menolak segala bentuk klaim Amerika Serikat atas Greenland.

“Saya sangat mendesak Amerika Serikat untuk berhenti mengancam sekutu yang memiliki hubungan historis dekat, serta negara dan masyarakat yang telah menyatakan dengan sangat jelas bahwa mereka tidak untuk dibeli,” tegas Frederiksen.

Ia juga mengingatkan bahwa Denmark telah memberikan akses militer luas kepada AS melalui berbagai perjanjian keamanan dalam kerangka NATO.

Ketegangan semakin meningkat setelah Trump menyindir upaya Denmark memperkuat pertahanan Greenland dengan komentar sinis bahwa Denmark hanya menambahkan “satu kereta luncur anjing lagi” ke sistem keamanannya.

Situasi makin panas ketika mantan pejabat Trump, Katie Miller, mengunggah peta Greenland berwarna bendera Amerika Serikat di media sosial dengan keterangan singkat: “SEGERA.”

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Denmark untuk AS Jesper Moller Sørensen menegaskan sikap negaranya.

“Kami mengharapkan penghormatan penuh terhadap integritas teritorial Kerajaan Denmark,” ujarnya.

Kuba Ikut Masuk Radar Washington

Tak hanya Greenland, kekhawatiran juga merebak di Kuba, sekutu dekat Venezuela. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio melontarkan tudingan keras terhadap pemerintah komunis di Havana.

Dalam wawancara dengan NBC Meet the Press, Senin (5/1/2026), Rubio menuduh aparat Kuba terlibat langsung dalam menjaga Nicolas Maduro sebelum ditangkap.

“Orang Kuba-lah yang menjaga Maduro. Dia tidak dijaga oleh pengawal Venezuela, melainkan pengawal Kuba,” kata Rubio.

Ia menambahkan bahwa pengawal tersebut juga mengendalikan intelijen internal rezim Maduro. Pemerintah Kuba sendiri mengklaim 32 perwira tewas dalam operasi militer AS, sebagaimana disampaikan melalui pernyataan resmi di televisi nasional.

Trump menilai tumbangnya Maduro akan memperparah tekanan ekonomi terhadap Kuba, mengingat Venezuela selama ini menjadi pemasok minyak bersubsidi bagi pulau tersebut.

“Kuba akan jatuh. Kuba akan kalah telak,” ujar Trump.

Kolombia Tak Luput dari Ancaman

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com