Internasional . 08/01/2026, 18:45 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Leavitt menambahkan, dana tersebut akan digunakan untuk kepentingan rakyat Amerika Serikat dan Venezuela, meski mekanisme pengembaliannya ke Caracas masih belum dijelaskan secara rinci.
Wright juga menegaskan bahwa hasil penjualan minyak Venezuela pada tahap awal tidak akan digunakan untuk membayar klaim perusahaan-perusahaan AS seperti:
Exxon Mobil Corp.
ConocoPhillips
Perusahaan AS lain yang asetnya dinasionalisasi era Presiden Hugo Chávez pada pertengahan 2000-an
Menurutnya, kompensasi tetap diperlukan, namun menjadi isu jangka panjang yang akan dibahas terpisah.
Perusahaan minyak negara Venezuela, Petroleos de Venezuela SA (PDVSA), mengonfirmasi tengah melakukan negosiasi dengan pemerintah AS terkait penjualan minyak melalui skema khusus.
Skema tersebut disebut mirip dengan pengaturan yang saat ini berlaku bagi Chevron Corp., satu-satunya perusahaan minyak besar AS yang masih diizinkan beroperasi di Venezuela di tengah sanksi.
Langkah ini menandai mulai dilonggarkannya sanksi sektor minyak Venezuela secara selektif oleh Washington.
Seiring kebijakan ini berjalan, pasukan AS juga dilaporkan menyita dua kapal tanker minyak tambahan yang dikenai sanksi, termasuk satu kapal berbendera Rusia.
Satu kapal disita di Samudra Atlantik selatan Islandia
Satu lainnya ditahan di kawasan Karibia
Penyitaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk mengendalikan seluruh ekspor minyak Venezuela.
Trump juga mendorong perusahaan-perusahaan minyak AS seperti Chevron, ConocoPhillips, dan Exxon untuk kembali membangun infrastruktur minyak Venezuela yang telah lama terbengkalai.
Langkah ini menyusul penggulingan Presiden Nicolás Maduro, yang membuka peluang baru bagi keterlibatan perusahaan asing di sektor energi Venezuela.
Gedung Putih menyebut Trump dijadwalkan bertemu para eksekutif sektor energi pada Jumat mendatang.
“Ini adalah pertemuan untuk membahas peluang besar yang kini terbuka bagi perusahaan-perusahaan minyak tersebut,” kata Leavitt.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media