Internasional . 09/01/2026, 20:56 WIB

Macron Tuding AS Menjauh dari Sekutu dan Lepaskan Aturan Internasional Usai Tangkap Maduro

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat (AS) dalam pidato tahunan yang disampaikan di hadapan para duta besar Prancis di Istana Elysee, Paris, Kamis 8 Januari 2026.

Macron menilai bahwa kebijakan luar negeri AS, terutama di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, menunjukkan kecenderungan untuk menjauh dari sekutu dan melepaskan diri dari aturan internasional yang selama ini dijunjung tinggi oleh komunitas global.

Dalam pidatonya yang mendapat perhatian luas dari kalangan diplomat dan analis internasional, Macron mengatakan bahwa Amerika Serikat yang selama ini dipandang sebagai kekuatan besar dunia kini secara bertahap mengalami perubahan arah kebijakan.

Menurutnya, Washington tidak hanya menjauh dari beberapa sekutunya, tetapi juga mengabaikan prinsip-prinsip hukum internasional yang mendasari tatanan global pascaperang.

“Amerika Serikat adalah kekuatan mapan, tetapi kini secara perlahan berpaling dari beberapa sekutunya dan melepaskan diri dari aturan internasional yang sebelumnya mereka promosikan,” ungkap Macron dalam pidato tersebut.

Macron menggarisbawahi bahwa dunia kini hidup di tengah era persaingan kekuatan besar (great powers) yang berpotensi memecah tatanan internasional.

Ia menyebut fenomena itu sebagai godaan nyata untuk membagi-bagi dunia, di mana hukum internasional bisa tergantikan oleh hukum kekuatan semata.

Dalam pidato yang sama, Macron menyatakan keprihatinannya terhadap efektivitas lembaga-lembaga multilateral yang semakin kurang berfungsi secara efektif.

Karena itu, ia menyerukan agar komunitas internasional kembali memperkuat peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai arena utama untuk dialog dan penyelesaian konflik antarnegara.

“Ini adalah momen yang tepat untuk berinvestasi kembali sepenuhnya di PBB, ketika kita melihat pemegang saham terbesarnya tidak lagi percaya padanya,” kata Macron.

Meski serangan kritik Macron terhadap AS mendapat sorotan terbesar, pidatonya juga mencakup pandangan luas terkait dinamika kekuatan global.

Macron tidak hanya menyoroti perilaku Washington, tetapi juga mengkritik agresivitas China yang semakin tanpa kendali serta peran Rusia yang dinilai mendestabilisasi akibat konflik panjang di Ukraina.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com