Nasional . 12/01/2026, 15:59 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, hingga saat ini program Sekolah Rakyat telah berjalan di 166 titik yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Ia merinci, puluhan sekolah mulai beroperasi secara bertahap sejak pertengahan 2025. Sebanyak 60 sekolah mulai aktif pada Juli 2025, kemudian 37 sekolah menyusul pada Agustus, serta 66 titik lainnya mulai beroperasi pada akhir September hingga awal Oktober.
"Perlu kami sampaikan bahwa 60 titik sekolah rakyat beroperasi pada bulan Juli tahun 2025, 37 titik pada Agustus dan 66 titik di akhir September dan awal Oktober. Total 166 titik yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota seluruh Indonesia," kata Gus Ipul dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026.
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa ratusan Sekolah Rakyat tersebut kini menampung hampir 16 ribu peserta didik. Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, pemerintah juga telah merekrut ribuan tenaga pengajar dan tenaga kependidikan.
"Keseluruhannya menampung 15.954 siswa, 2218 guru, dan 4889 tenaga kependidikan," jelasnya.
Menurut Gus Ipul, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang selama ini kerap luput dari perhatian.
"Mereka yang bisa digolongkan sebagai the invisible people, seringkali kita tidak melihat dan merasakan penderitaan mereka. Untuk itu, kami berusaha menerjemahkan penyelenggaraan sekolah rakyat dengan melakukan penjangkauan kepada mereka dari keluarga paling tidak mampu," imbuhnya.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media