Internasional . 12/01/2026, 16:34 WIB

Situasi Iran Memanas! Ratusan Tewas, Trump Pertimbangkan Opsi Militer, Dunia Siaga Perang!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Gelombang kerusuhan besar di Iran memasuki fase paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir. Aksi unjuk rasa yang meluas sejak akhir Desember 2025 ini dilaporkan telah menewaskan lebih dari 500 orang dan memicu ketegangan serius antara Teheran dan Washington.

Pemerintah Iran bahkan melontarkan ancaman langsung untuk menyerang pangkalan militer Amerika Serikat jika Presiden AS Donald Trump melakukan intervensi terbuka dengan mendukung para pengunjuk rasa.

Melansir Reuters, Senin 12 Januari 2026, kelompok hak asasi manusia berbasis di Amerika Serikat, Human Rights Activists News Agency (HRANA), menyebut telah memverifikasi kematian 490 pengunjuk rasa serta 48 personel keamanan.

Selain korban jiwa, lebih dari 10.600 orang dilaporkan ditangkap selama dua pekan terakhir aksi protes.

Hingga kini, Pemerintah Iran belum merilis angka resmi korban, baik dari pihak sipil maupun aparat keamanan.

Seorang pejabat Amerika Serikat yang dikutip Reuters mengungkapkan bahwa Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan para penasihat seniornya pada Selasa 13 Januari 2026.

Pertemuan tersebut akan membahas opsi kebijakan AS terhadap Iran, di tengah eskalasi kerusuhan yang terus memburuk.

Sebelumnya, Wall Street Journal melaporkan sejumlah opsi yang tengah dipertimbangkan Washington, mulai dari serangan militer terbatas, penggunaan senjata siber rahasia, perluasan sanksi ekonomi, hingga bantuan daring bagi kelompok anti-pemerintah Iran.

Trump sendiri berulang kali melontarkan peringatan keras kepada Teheran, terutama jika aparat keamanan Iran terus menggunakan kekerasan terhadap demonstran.

“Militer sedang mengkaji situasi ini, dan kami mempertimbangkan sejumlah opsi yang sangat keras,” ujar Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One, Minggu 11 Januari 2026 malam.

Iran Balas Ancam AS dan Israel

Peringatan Trump langsung dibalas oleh elite politik Iran. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, memperingatkan Washington agar tidak melakukan kesalahan strategis.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com