Megapolitan . 12/01/2026, 13:19 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang sejak Senin (12/1/26) dini hari, sekitar pukul 05.30 WIB, tak hanya meninggalkan genangan air di sejumlah wilayah, tetapi juga menyebabkan pohon tumbang. Kondisi ini sontak membuat warga panik, namun Pemerintah Kota Tangerang sigap merespons. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan penanganan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB) melaporkan bahwa genangan air melanda beberapa kecamatan.
Kecamatan yang terdampak meliputi Benda, Neglasari, Periuk, Jatiuwung, dan Cibodas.
Tinggi genangan air bervariasi, mulai dari 20 hingga 60 sentimeter. Luapan air ini dilaporkan mengganggu akses jalan, merendam pemukiman warga, bahkan merusak fasilitas umum.
Situasi ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi masyarakat yang tinggal di area tersebut. Mereka harus berhadapan dengan ketinggian air yang cukup signifikan, mempersulit aktivitas sehari-hari.
Tak hanya persoalan genangan air, hujan deras yang disertai angin kencang juga memicu pohon tumbang di beberapa titik lokasi.
Salah satu kejadian paling mencolok terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan II, Babakan. Pohon tumbang di lokasi ini sempat menutup total akses jalan.
Parahnya, pohon tersebut menimpa satu unit kendaraan roda empat.
Mahdiar menegaskan bahwa tim gabungan segera bertindak cepat untuk mengevakuasi lokasi tersebut.
"Saat ini, petugas gabungan sudah bergerak cepat melakukan evakuasi sehingga kondisi kembali aman dan lalu lintas dapat dilalui," jelas Mahdiar.
Petugas penanganan langsung bekerja keras untuk memindahkan pohon dan menangani kendaraan yang tertimpa.
Upaya ini dilakukan demi memulihkan kelancaran lalu lintas secepat mungkin.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media