Kesehatan . 15/01/2026, 18:25 WIB

Bantah Rumor Tak Bayar Nakes! Direktur RSUD Banten Bongkar Fakta Jasa Pelayanan Covid-19

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - RSUD Banten akhirnya buka suara! Muncul isu panas terkait klaim dana jasa penanganan Covid-19 yang belum cair hingga tahun 2026, tapi direktur rumah sakit ini punya penjelasan tegas. Ternyata, isu tersebut tak sepenuhnya benar dan ada proses audit yang sedang berjalan untuk memastikan semua sesuai aturan.

Intisari :

  • Dana jasa penanganan Covid-19 memang ada transferan masuk dari Kemenkes, tapi belum bisa langsung dicairkan ke petugas medis.
  • RSUD Banten masih menunggu hasil audit dari Inspektorat dan Biro Hukum Provinsi Banten untuk memastikan tidak ada pembayaran ganda.
  • Penggunaan dana tersebut masih dalam kajian, apakah untuk jasa medis atau pembelian alat kesehatan, semua menunggu instruksi resmi pasca-audit.

Dana Covid-19 RSUD Banten: Tunggu Audit, Bukan Nol Rupiah!

Hai para tenaga kesehatan dan masyarakat Banten, ada kabar terbaru nih soal dana jasa penanganan Covid-19 di RSUD Banten yang sempat bikin heboh. Direktur RSUD Banten, dr. Danang Hamsah Nugroho, M.Kes, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan spekulasi yang beredar liar.

Dia menegaskan, isu bahwa dana jasa Covid-19 belum cair sama sekali hingga tahun 2026 itu tidak sepenuhnya akurat. Justru sebaliknya, manajemen RSUD Banten saat ini memprioritaskan transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran negara yang super ketat.

dr. Danang tak tinggal diam menanggapi tudingan bahwa pihaknya mengabaikan hak para pejuang kemanusiaan di garis depan pandemi.

Dia justru membeberkan fakta mengejutkan: para nakes di RSUD Banten sebenarnya sudah menerima apresiasi luar biasa sejak masa pandemi menghantam.

Kesejahteraan mereka, kata dr. Danang, sudah terpenuhi melalui berbagai bentuk honorarium dan fasilitas penunjang selama masa krisis.

“Para pahlawan covid di RSUD Banten telah mendapat banyak sekali honor dan jasa, antara lain honor nakes yang mencapai puluhan juta per orang saat tahun pelaksanaan,” tegas dr. Danang pada Kamis (15/1/2026).

Bukan cuma itu, mereka juga difasilitasi dengan jasa medis dan bahkan akomodasi penginapan.

Ini tentu jadi kabar baik di tengah simpang siur informasi yang membuat nakes resah.

Waspada Double Payment! RSUD Banten Tak Mau Ambil Risiko

Nah, terkait adanya transferan biaya pelayanan dari Kementerian Kesehatan yang baru saja masuk, dr. Danang memberikan penjelasan gamblang.

Dana tersebut memang benar merupakan pembayaran atas seluruh layanan Covid-19 yang telah diberikan di masa lalu.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com