Pendidikan . 21/01/2026, 22:08 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Dalam kunjungan kerjanya ke Inggris, Presiden Prabowo secara resmi mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk bekerja sama mendirikan 10 universitas baru di Indonesia dengan standar pendidikan kelas dunia.
Ajakan ini disampaikan langsung oleh Prabowo dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable yang digelar di Lancaster House, London, pada Selasa 20 Januari 2026.
Forum tersebut mempertemukan pemerintah Indonesia dengan sejumlah universitas unggulan Inggris yang telah lama memiliki rekam jejak kuat dalam pendidikan, riset, dan inovasi global.
Dalam keterangannya kepada awak media usai acara, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa lagi berjalan pelan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, kolaborasi internasional adalah jalan cepat untuk mengejar ketertinggalan.
“Kita ingin mengajak kerja sama. Mereka sudah banyak kerja sama dengan UI, Gajah Mada, dengan banyak universitas. Mereka juga sudah punya kampus di kita, ada di Singosari, ada di Bandung, di bidang yang kita butuh, bidang digital, bidang teknologi,” ujar Prabowo.
Ia menekankan bahwa Indonesia harus bergerak cepat agar sistem pendidikan tinggi nasional mampu sejajar dengan universitas terbaik dunia, terutama dalam menghadapi persaingan global dan perkembangan teknologi yang kian pesat.
“Kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia,” lanjutnya.
Salah satu latar belakang utama rencana pembangunan universitas baru ini adalah krisis tenaga medis yang masih dihadapi Indonesia.
Dalam pengantar pertemuan, Prabowo membeberkan fakta bahwa Indonesia saat ini kekurangan sekitar 140 ribu dokter, termasuk dokter gigi.
Ironisnya, jumlah lulusan fakultas kedokteran setiap tahun masih tergolong sangat minim.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media